Jumlah Penderita Kaki Gajah di Labuhanbatu Tinggi

*Tahun 2003-2006 Sebanyak 113 Jiwa

Penderita Penyakit Kaki Gajah (filiariasis) di Labuhanbatu tinggi. Hal itu diketahui setelah ditemukannya pada tahun 2003 lalu, terhitung hingga 2006, penderita penyakit ini telah mencapai 113 jiwa.

Pertama kali ditemukannya, menyerang masyarakat yang tinggal di 2 kecamatan. Antara lain, Kecamatan Tanjung Medan dan Kampung Mesjid, Labuhanbatu. Berdasarkan hal itu, selanjutnya pihak Dinas Kesehatan Labuhanbatu melakukan survei keberbagai daerah kecamatan yang ada. Dari 22 kecamatan yang ada, ditemukan kembali penderita lainnya. Yakni, di Kualuh Leidong penderita sebanyak 5 jiwa, di Kualuh Hilir sebanyak 18 jiwa, di Panai Hilir 5 jiwa dan kecamatan Panai Tengah sejumlah 6 jiwa.

Sedangkan Panai Hulu 3 jiwa, Bilah Hilir 5 jiwa, Silangkitang 4 jiwa, Kota Pinang 14 jiwa, Kampung Rakyat 16 jiwa, Pangkatan 2 jiwa, Kualuh Hulu 4 jiwa, Kualuh Selatan 4 jiwa, Aek Natas 6 jiwa, NA IX-X 2 jiwa, Aek Kuo 5 jiwa, Marbau 6 jiwa dan kecamatan Rantau Utara sebanyak 8 jiwa. Sementara 2 kecamatan yang tidak ditemuykan yaitu, Rantau Selatan dan Bilah Barat.

Melihat tingginya jumlah penderita penyakit tersebut di Labuhanbatu, dinas Kesehatan setempat menargetkan penanganannya secara serius. “ Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk 5 tahun kedepan akan merekrut penderita penyakit ini sebanyak-banyaknya,” terang Kepala Dinas Kesehatan Nazmil Fuad Harahap didampingi Wakilnya DH Manurung serta Kasubdis P2P-PLP Sutadjid kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu ( 21/11 ) di Rantauprapat.

Untuk menghindari terjangkit penyakit ini, pihak dinkes Labuhanbatu mengimbau warga melakukan beberapa hal, seperti, menghindari diri dari gigitan nyamuk vektor dengan cara menggunakan kelambu sewaktu tidur, menutup ventilasi rumah dengan kawat kasa nyamuk, selalu menggunakan obat anti nyamuk dan kalau bisa mengoles kulit dengan obat anti nyamuk.

Selain itu, memberantas nyamuk dengan cara membersihkan tanaman air pada rawa-rawa yang merupakan tempat perindukan nyamuk, menimbun, mengeringkan atau mengalirkan genangan air dan membersihkan semak belukar di sekitar rumah.,” terangnya.

Tanda-tanda gejala terserang penyakit itu, katanya , seseorang akan mengalami demam berulang-ulang selama 3-5 hari. Penderita juga akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening ( tanpa ada luka ) yang biasanya di daerah lipatan paha dan ketiak yang tampak kemerahan, panas dan sakit. Bahkan, ujarnya, radang saluran kelenjar getah bening penddeerita akan terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal ke arah ujung kaki atau lengan.

Abses Filartial terjadi akibat seringnya pembengkakan kelenjar getah bening dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah. Serta pembengkakan tungkai, lengan, buah dada, kantong buah jakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas. Jadi, jika ada warga yang mengalami tanda-tanda itu, kami harapkan segera melapor ke dinas terkait, paling tidak puskesmas terdekat agar segera di beri pertolongan, paparnya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: