Kondisi Jalinsum Lintas Timur Mulai Diperbaiki

* DPRDSU : Pengerjaan Rawat Jalan Mesti Berkualitas


Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terutama di jalur lintas timur kian memprihatinkan. Selain badan jalan yang berlubang dan rusak parah, juga tidak sedikit yang kini mulai keriting.
Kondisi demikian, menyebabkan banyaknya pengguna kendaraan bermotor yang terperosok dan terbanting ke lubang jalan, terutama di malam hari.

Akhirnya, kenyamanan para pengguna jalan pun tidak ada lagi.
Warga berharap, pihak Pemprovsu yang terkait dalam bidang jalan dan jembatan dapat segera memperbaiki jalan tersebut. Perbaikan tentunya tidak hanya tambal sulam yang hanya mampu bertahan hanya sekitar satu bulan, melainkan perbaikan permanen sehingga kuat dan tahan lama.
Kerusakan Jalinsum tersebut sebagai prasarana transportasi tersebut juga terlihat jelas di sepanjang jalan Kisaran menuju Rantauprapat Labuhanbatu.
Terlebih lagi, beberapa titik di kawasan jalan Provinsi di Kec Marbau, Na.IX.X, hingga ke kota Aek Kanopan. Kondisi jalanan yang demikian tak jarang menjadi keluhan warga sekitar dan masyarakat pengguna jalan yang melintasi badan jalan itu.
Memang, belakangan waktu dikabarkan, pihak Pemrovsu dengan pemanfaatan dana APBN melakukan perbaikan infrastruktur beberapa badan jalan di sana.
“Ya, memang telah nampak mulai ada perbaikan di beberapa titik. Lubang-lubang dibadan jalan kini telah mulai dilakukan penimbunan. Tapi, apakah hal itu merupakan tahapan basechose atau tidak kita kurang jelas. Serta, apakah hal itu nantinya dilakukan pengaspalan dengan hotmiks,” terang Putra salahseorang pengguna jalan yang semula melintasi Jalinsum Aek Kanopan-Rantauprapat, Rabu (2/4).
Katanya lagi berharap, dengan adanya rencana perbaikan itu dapat memperlancar arus transportasi. Meski demikian, katanya lagi, mutu dan kualitas pengerjaannya oleh para rekanan juga layak mendapat perhatian dan pengawasan. Sehingga, kondisi badan Jalinsum tersebut dapat bertahan lama.
“Kalau tidak diawasi pengerjaannya, yang bisa-bisa mutunya tidak baik. Dan, tak lama kemudian dapat kembali rusak. Akibatnya, penggunaan dananya terkesan menjadi mubajir. Karena, tahun berikutnya terpaksa kembali diperbaiki,” paparnya.
Sementara itu, Muhammad Nuh salahseorang anggota DPRDSU kepada METRO, Rabu (2/4) mengharapkan kualitas pengerjaan rawat rutin jalan itu dapat memiliki mutu yang baik. Alasannya, badan jalan yang kerap dilintasi oleh pelbagai jenis kenderaan bertonase berat, memaksa badan jalan memiliki ketahanan memikul beban yang berat.
“Secara golongan, jalan negara merupakan beban dana dari APBN. Kita tentu menghrapkan pengerjaan badan jalan memiliki kualitas yang terbaik. Sehingga, tidak mudah rusak hanya karena alasan melebihi tonase,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: