Apkasindo Sepakati Titip Olah

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumatera Utara menyepakati pola titip olah dengan PTPN4.

Dalam sistem itu,Apkasindo akan membeli tandan buah segar (TBS) dari petani yang selanjutnya diolah di PTPN4 menjadi minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO).Kemudian, keuntungan dari penjualan CPO akan dikembalikan untuk pembinaan petani.

Ketua DPP Apkasindo Sumardi Syarief menjelaskan, pola titip olah bertujuan meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit dengan tidak hanya menjual TBS, tetapi juga mampu menghasilkan CPO. “Dengan kemitraan ini, petani tidak hanya menjual bahan baku.Namun,(petani) turut terlibat dalam industri pengolahan serta bisa menikmati harga CPO internasional,” ucap Sumardi di Medan kemarin.

Dalam pola titip olah yang ditandatangani awal April ini, kata Sumardi, pihaknya akan membayar biaya pengolahan kepada PTPN4 sebesar Rp420 hingga Rp475 per kg untuk setiap 1 kg CPO yang dihasilkan.Dalam kerja sama ini, Apkasindo harus memasok TBS sebanyak 10.000 ton setiap bulannya.

Selain mendapat CPO sebanyak 2.150 ton dari TBS sebesar 10.000 ton itu, juga akan dihasilkan 450 ton kernel. “Seluruh CPO dan kernel yang dihasilkan tersebut akan dijual sendiri oleh Apkasindo. Jadi, kita hanya meminjam pabrik PTPN4 saja,” ujarnya. Lebih lanjut Sumardi menjelaskan, pihaknya akan melibatkan 1.000 petani yang tersebar di wilayah Labuhanbatu untuk mendapat TBS sebanyak itu.

Sementara, pabrik PTPN4 yang akan digunakan adalah pabrik di Berangir Rantauprapat dengan kapasitas 30 ton per bulan. “Petani yang akan dilibatkan adalah yang tergabung dalam Koperasi Mandiri Labuhanbatu, yang jumlah anggotanya mencapai 400. Sedangkan sisanya, petani yang tergabung dalam kelompok maupun petani perorangan,” ujarnya. Setelah dilakukan koordinasi dengan petani serta kerja sama PTPN4, rencananya pola kemitraan ini akan direalisasikan pada Mei mendatang.

“ Saat ini masih dalam tahap persiapan,mungkin sebulan lagi baru bisa direalisasikan,” ungkapnya. Sekjen Apkasindo Asmar Arsyad menuturkan, selain sedang mempersiapkan petani untuk pola kemitraan ini, Apkasindo juga sudah melakukan penjajakan pasar CPO dan kernel.

“Saat ini sudah beberapa perusahaan yang menyatakan ketertarikannya menampung CPO dari kita, seperti PT Indogreen dan Tunas Baru Lampung. Namun, tidak tertutup kemungkinan juga kita melakukan ekspor sendiri,” sebutnya. Humas PTPN4 Lidang Panggabean mengatakan, saat ini PTPN4 memiliki 15 unit pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumut.

Kerja sama ini diharapkan mampu memaksimalkan kemitraan antara perusahaan dan petani. Sebelumnya, Iyan Bino, Ketua Kelompok Keluarga Petani Paya Pinang mengatakan, petani di Sumut akan mendukung konsep titip olah tersebut karena akan menaikkan penghasilan petani di Sumut. (ulfa andriani/SINDO)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: