Kampanye Syamsul Penuh Tawa

Kampanye Cagubsu Syamsul Arifin di Lapangan Aek Kanopan, Labuhanbatu, Senin (7/4) penuh tawa.

Pasalnya, selama 20 menit berorasi, Syamsul senantiasa menyempilkan humor-humor segar di tengah-tengah penyampaian visi dan misinya. Tak ayal, gelak tawa dan senyum simpul kerap terlihat dari sekitar 10 ribu massa yang memadati arena kampanye tersebut.

“Jika saya terpilih jadi gubernur, saya akan berusaha sedekat mungkin dengan kalian (masyarakat). Makanya, dalam sepekan, hanya satu dua hari saya akan berada di ruang gubernur. Selebihnya, akan saya gunakan untuk menumpai dan berdialog dengan masyarakat. Sebab, saya ini memang suka bergaul, tapi tidak mau menggauli,” cetus Syamsul.

Celetukan Syamsul yang mengatakan suka bergaul tapi tidak mau menggauli ini sontak saja membuat suasana kampanye jadi penuh tawa. “Ya, itu termasuk komitmen saya juga ketika jadi pemimpin. Sudah saya buktikan ketika dua periode menjabat Bupati Langkat. Saya senang bergaul dengan warga di sana, tapi boleh ditanya, tak ada orang yang saya gauli di sana selain istri saya,” tambah Syamsul yang lagi-lagi disambut dengan gelak tawa.

Syamsul juga mengatakan, secara tampang, dirinya memang tidak ganteng. Bahkan, diakuinya, dirinya jauh dari kesan seorang pemimpin yang gagah dan berwibawa. “Kalau lihat tampang saya, memang jelek. Istri saya juga dulunya bilang gitu. Tapi setelah saya sering membaca doa Nabi Yusuf, istri saya jadi melihat saya ganteng,” tukasnya.

Lebih jauh dikatakannya, rakyat jangan lagi terjebak dengan tampilan luar seorang pemimpin. Sebab, yang utamanya adalah moral dan sejauh mana pemimpin tersebut bisa mengayomi warganya. “Dengan kerap membaca doa Nabi Yusuf, bukan saja akan membuat kita terlihat semakin ganteng, tapi juga bisa memelihara moral kita dari perbuatan yang tidak disukai Allah SWT,” ujarnya.

Terkait visi dan misinya, Syamsul menjelaskan, dia tidak mau muluk-muluk dan terkesan sok ilmiah. Sebab, katanya, inti dari semua visi misinya adalah rakyat jangan lapar, rakyat jangan sakit, rakyat jangan bodoh dan rakyat harus punya masa depan. “Itu yang akan saya tekankan jika saya terpilih sebagai Gubsu nanti. Tak perlu kita melebar ke sana ke mari. Kalau itu saja bisa kita penuhi, maka pemimpin tersebut sudah bisa memberikan kenyamanan kepada warganya,” pungkas Syamsul.

Sementara itu, Zainuddin MZ, juru kampanye Syamsul mengatakan, sejatinya baru kali ini dia ikut dalam kampanye kepala daerah. Karena itu, katanya, dia telah mempertimbangkan matang-matang sebelum mau jadi jurkam Syamsul.

“Saya telah mempelajari track record Syamsul selama ini, termasuk ketika dia dua periode menjadi Bupati Langkat. Dari situ, saya dapat ambil kesimpulan kalau Syamsul merupakan pemimpin yang profesional dan dekat dengan rakyat,” ujar pria yang dijuluki Dai Sejuta Umat ini dalam orasinya sekitar 10 menit.

Ditambahkannya, dalam Islam jelas-jelas dikatakan bahwa Allah SWT tidak akan merubah nasib seseorang apabila bukan orang itu sendiri yang merubahnya. “Makanya, betul-betul teliti ketika memilih pemimpin. Karena awal untuk merubah nasib adalah dari diri kita sendiri,” tandasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: