Megawati di Rantauprapat

* PDIP Mesti Sanggup Menangkan Triben di Pilgubsu

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bukan Partai Sendal Jepit.

Dimana, ada konotasi di tengah-tengah masyarakat yang mengatakan merupakan partai tempat bernaungnya para preman. Partai orang-orang miskin, kere, tempat orang bodoh, tidak berdisiplin.

“Masih mendingan kalau partai rakyat kecil,” ujar Megawati Soekarnoputri dalam kata sambutannya pada acara konsolidasi Partai dan HUT PDIP ke-35, Rabu (9/4) di gedung Nasional Rantauprapat.

Untuk itu, lanjutnya, hal itu tidak bisa dibiarkan terus berlanjut seperti itu. Maka, ujarnya, perlu dibangun partai yang ideal bagi rakyat. Dan, perlu dibangun roh idealogis kerakyatan. Artiannya, paparnya, partai terlahir karena aspirasi rakyat dan mendengarkan kehendak rakyat.

Maka, dalam pembesaran partai seluruh pengurus Partai untuk dapat melakukan gerakan konsolidasi partai hingga ke setiap pelosok daerah masing-masing. “Jangan hanya dapat menunggu. Dan, kalau sudah terpilih jadi Dewan malah tidak mau melihat rakyat,” pungkasnya.

Parahnya lagi, pengurus partai jangan hanya berantem-berantem terus di dalam partai. Sementara, jelang April 2009 sudah dekat untuk pelaksanaan Pemilu Leagislatif makin mendesak.

Maka, PDIP yang merupakan partai datangnya dari ‘arus bawah’, agar dapat terus mendengarkan dan menampung aspirasi dan suara rakyat.

Sementara, dalam pembesaran partai sebelumnya, Megawati mengatakan telah banyak mengalami pasang surut dan perjuangannya. “Saya pernah dicekal,” ucapnya.

Untuk itu, ujarnya dihadapan para pengurus partai PDIP se-Labuhanbatu dan pada acara itu juga dihadiri oleh petinggi-petinggi PDIP, seperti Sekjen PDIP Pramono Anum, Trimedya Panjaitan, Panda Nababan dan lainnya.

Bahkan, dalam perjuangan itu, pernah mengalami kecelakaan, Tapi, kata sosok mantan Presiden RI ke-5 itu, tidak menyurutkan perjuangannya dalam melaksanakan konsolidasi partai.

“Saya tidak jarang harus melakukan konsolidasi partai dari satu daerah dan pada hari serupa juga mesti melaksanakan hal serupa di tempat lain. Untuk itu, tidakkah adil kalau saya akan memecat pengurus yang tidak aktif membesarkan partai,” ancam Mega.

Tidak ada Vardom. Tidak ada maaf, bagi pengurus yang

Padahal, coba bayangkan, ketum PDIP yang masih mau melakukan kunjungan ke –daerah-daerah untuk melaksanakan konsolidasi.

“Bayangkan, usai dari Rantauprapat saya mesti ke Riau-Pekan Baru dan Jambi untuk melaksanakan hal serupa. Sementara bila ada pengurus partai PDIP yang hanya di lokal daerah malas, itu hal yang sudah kelewatan. Pantas untuk dilakukan penggantian,” tukasnya.

Jelang Pilgubsu 16 April mendatang, Mega juga mengingatkan kepada pengurus dan kader partai PDIP untuk dapat mengoptimalkan pemenangan pasangan Cagubsu Triben. Karena, dari pasangan yang diusung PDIP merupakan pasangan yang wajib untuk dimenangkan pengurus dan kader partai.

“Waktunya tinggal beberapa hari lagi. Maka, untuk pemenaganannya jangan setengah-setengah, mesti sanggup menargetkan kemenangan 50 persen,” paparnya.

Kalau Tritamtomo dan Benny Pasaribu berhasil jadi Gubsu dan Wagubsu maka PDIP akan menuai kemenangan itu, tandasnya.

Sebelum ke Gedung Nasional Rantauprapat, rombongan Mega yang menumpangi Heli mendarat di Lapangan miliki Perkebunan PTPN3 Unit Rantauprapat disambut para pengurus partai PDIP Labuhanbatu. Selain itu, Tampak juga menyambut kehadiran Mega, HT Milwan Bupati Labuhanbatu. Dan, Mega juga menyempatkan diri menyinggahi warga dan pedagang kaki lima (PDK5) di kawasan jalan Veteran Rantauprapat.

Satu Tanggapan

  1. Kebetulan saat itu saya hadir di labuhan batu neh …
    rantau prapat jadi lautan merah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: