Premium Habis di kota Rantauprapat

* Menjelang Bulan Juni Rawan Terjadi Spekulan

Pasokan bahan bakar minyak (BBM) Premium habis, akibatnya banyak warga mengeluh.
hal itu terjadi di sentral pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalan Ahmad Yani Rantauprapat, Senin (5/5).

Sepanjang siang kemaren, BBM jenis Premium telah habis di sana. Dan, membuat warga menjadi khawatir. terlebih lagi dengan adanya isu rencana pemerintah menaikkan harga BBM jenis Premium di awal bulan Juni mendatang. sehingga, menimbulkan kekhawatiran bagi warga masyarakat tentang adanya permainan oknum-oknum spekulan dalam meraih untung bisnisnya.
“Pasokan premium habis. Itu terus membuat khawatir warga. Terlebih lagi dengan adanya rencana di bulan Juni mendatang. Dan, bila ini terjadi akan kian membuat warga mengalami kesusahan,” keluh Indra salahseorang warga masyarakat kota Rantauprapat di kawasan SPBU A Yani. Terlebih lagi, tambahnya, Premium merupakan jenis bahan bakar yang kini menjadi pendukung utama dalam mobilisasi aktivitas warga.
Sehingga, berpotensi dan membuka kesempatan besar bagi pihak oknum tertentu untuk melakukan penimbunan material BBM Jenis Premium.
Bermula, katanya, dari setiap kali pihak Pemerintah memunculkan rencana kenaikan BBM, secara pasti memantik terjadinya kenaikan berbagai material kebutuhan masyarakat. Ironisnya, ketika terjadi kenaikan BBM juga memincu kembali kenaikan material kebutuhan itu. “Jadi, setiap kali ada wacana kenaikan BBM, pra kenaikannya terjadi kenaikan berbagai material Sembako. Dan, pasca naiknya sembako juga menyebabkan kenaikan ulang. Makanya, setiap kali BBM naik pasti diiringi terjadinya dua kali kenaikan harga berbagai material,” bebernya.
Parahnya lagi, selain pra terjadinya kenaikan juga berpotensi mengundang oknum spekulan untuk menimbun material Premium. akibatnya, tetap saja terjadi kelangkaan pasokan Premium di tingkat pengecer.
Alasan itu berdasar, katanya, dengan prinsip ekonomi yang mencari untung sebesar-besarnya dengan modalsekecil kecilnya akan berlaku pada bisnis itu. Apalagi, material Premium merupakan bahan yang tetap dibutuhkan para konsumen.
Jika sampai menjelang kenaikan Premium di bulan Juni, hal itu sering terjadi, tidak tertutup kemungkinan mengakibatkan terjadinya laju dampak negatif di tengah-tengah masyarakat.
Dari itu, himbaunya, bila memang pihak Pemerintah dipastikan akan menaikkan material itu, terkait isu makin tingginya harga BBM di pasaran internasional, pihak Pemerintah sendiri sejatinya mampu dan sanggup menyediakan pasokan dalam negeri.
“Kalau memang mesti naik yang mau bilang apa lagi. Tapi semestinya pasokan untuk masyarakat dapat terjamin,” ujarnya.
Dari itu, pengawasan yang ketat dalam mengantisipasi terjadinya permainan sepekulan juga semestinya terus dilakukan.
Akibatnya, harga Premium di tingkat pengecer kecil juga turut menaikkan nilai jualnya. Sehingga, tak jarang Premium yang dijual menjadi Rp5500-Rp6000 perliternya.
“Pihak Pemerintah mulai dari pusat hingga Daerah semestinya melakukan pengawasan dan memperkecil kemungkinan terjadinya permainan spekulan,” tandasnya.
Sementara itu, salahseorang petugas di SPBU itu mengaku habisnya material BBM jenis Premium disebabkan keterlambatan pasokan dari pihak PT Pertamina ke SPBU. “Terlambat datang pasokan dari Pertamina,” paparnya.
Sedangkan, Gargaran Siregar kabag Perekonomian setdakab Labuhanbatu yang juga sebagai Tim pengwasan BBM di Labuhanbatu mengaku belum menerima laporan terjadinya kehabisan material BBM Premium di SPBU itu.
Tapi, ujarnya, kerap kali terjadinya habis material Premium dikarenakan keterlambatan datangnya pasokan dari pihak PT Pertamina.
“Itu terjadinya dampak terkadang dari kurang optimalnya PT Elnusa sebagai penyedia jasa transport BBM dari PErtamina ke setiap SPBU,” paparnya.
Terlebih lagi, ujarnya, pihak penyedia angkutan beralasan truk transportasiyang mengangkut terjadi kerusakan di sepanjang jalan.
Meski belum memiliki petunjuk untuk melaksanakan pengawasan ketat terhadap material BBM pra kenaikannya di bulan Juni mendatang, tapi Gargaran juga tidak menampik adanya peluang terjadinya tindakan oknum spekulan yang ingin menimbun material Premium.
“Kita belum memiliki petunjuk untuk melakukan pengawasan pra kenaikannya Juni mendatang. Tapi, yang namanya spekulan tidak tertutup kemungkinan diduga akan terjadi,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: