Gedung Uji Kelayakan Kenderaan Belum Berfungsi

Belum berfungsinya gedung alat uji kenderaan milik Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dipertanyakan.

Soalnya, jelang perjalanan selama tiga tahun belakangan, aktivitas gedung tersebut masih belum dilakukan. Akibatnya, selain sekeliling gedung kian dipenuhi semakbelukar, juga efektivitas fungsi dari Gedung itu yang sejatinya dapat mengefisienkan pengurusan perijinan kenderaan bermotor diesel di Labuhanbatu dapat lebih mudah. Bahkan, dengan realisasinya dipastikan akan dapat menambah keuangan daerah dari berbagai kutipannya. Serta, dengan keterjaminan standar penggunaan berbagai jenis mesin diesel juga akan dapat menekan dan mengurangi laju penyebaran gas buang emisi dari kenderaan bermotor.

Demikian dikatakan Abdul Fattah Ketua Lembaga Corruption Wacth Indonesia (LCWI) Labuhanbatu, Rabu (21/5) di Rantauprapat.

“Gedung itu multifungsi. Sebab, akan dapat menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) juga akan dapat menertibkan standarisasi kenderaan yang laik (layak dan baik) pakai di jalanraya,” tegasnya.

Tapi, katanya menambahkan, dalam rentang waktu tiga tahun belakangan, belum terlilat sedikitpun niat pihak Pemkab Labuhanbatu untuk segera memfungsikannya. Akibatnya, muncul berbagai pertanyaan ditengah-tengah masyarakat. “Gedung itu dibangun pada tahun 2005 lalu. Hingga kini, terlihat belum ada tanda-tanda aktivitas pengujian kenderaan di sana,” jelasnya.

Padahal, tambahnya lagi, gedung yang terletak di kawasan jalan Adam Malik (by Pass) Rantauprapat itu, dinilai relatif strategis bila dibanding dengan kondisi sebelumnya yang sedikit menyulitkan warga dalam pengurusan berbagai jenis perijinan dan uji kelayakan kenderaan sebelumnya.

Dari itu, himbaunya, kepada legislasi dan eksekutif untuk dapat dengn segera memfungsikan gedung itu. Dan, sekaligus mengeluarkan peraturan daerah (Perda) tentang dasar melakukan pengutipan perijinannya ke depan.

“Sebelum difungsikan, sebaiknya segera diterbitkan peraturan yang menyangkut kutipan perijinannya. sehingga, nantinya tidak mengalami kerancuan dalam pelaksanaannya,” tandasnya.

Sedangkan Jahotman Sinaga anggota DPRD Labuhanbatu juga mengutarakan strategisnya gedung itu sebagai sarana dan prasarana penyumbang PAD daerah Labuhanbatu. Selain itu juga, tegasnya akan dapat melakukan tertib lalulintas yang berwawasan lingkungan.

“Rencana itu telah menjadi dasar pembangunan gedung itu sebelumnya. Sebab, sangat berpotensi dalam menciptakan sumber baru dalam menambah PAD. Serta menertibkan kenderaan yang memenuhi ambang batas buangan emisinya,” paparnya.

Jahotman juga mengatakan, kepada Pemkab untuk segera menyusun draf peraturan dalam mengawasi pelaksanaannya kedepan. Sedangkan pihaknya, akunya secara pasti juga akan mengakomodir setiap kebijakan Pemkab yang dinilai dapat berdampak positif bagi masyarakat dan daerah Labuhanbatu. “Kita akan akomodir itu nantinya di gedung Dewan,” jelasnya.

Sedangkan pihak Dishub Labuhanbatu mengakui kalau pemungsian gedung itu tinggal hanya menunggu waktu pelaksanaan peresmiannya. Sedangkan tentang landasan kutipan perijinan kenderaan masih menunggu selesainya pembuatan Perda Labuhanbatu.

“Kutipan nantinya berdasarkan Perda. Sedangkan untuk Labuhanbatu masih menunggu Perda Sumut sebagai acuan pembuatan Perda Labuhanbatu. Dalam Tahun 2008 ini, akan dilakukan peresmiannya,” ujarnya.

Meski tidak dapat memastikan tanggal peresmian gedung itu, pihaknya, katanya memiliki pertimbangan dan dasar pemungsiannya sebagai tertib keselamatan pengemudi dalam menjalankan kenderaan. “Kan, dengan adanya ketentuan standar kenderaan yang ada, pengemudi maupun warga pengguna jalan raya lainnya juga akan lebih terjamin keselamatannya,” tandasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: