8 Bulan Bidan PTT Tak Terima Gaji

Sejumlah bidan pegawai tidak tetap (PTT) alias pegawai honorer di Labuhanbatu mengaku sejak Oktober 2007 hingga hari ini belum menerima gaji.

Sebut saja EG, seorang bidan yang belum menerima gaji mengaku, untuk memenuhi kehidupannya terpaksa harus berjualan es dan mengobati pasien setelah usai jam kerja. “Berat kali rasanya untuk menutupi kebutuhan hidup , 8 bulan kami gak terima gaji,“ ujar wanita dengan nada lembut. Padahal, gaji yang didapatkan jumlahnya juga tidak seberapa.Padahal, dia harus memenuhi kebutuhan hidup dua anaknya. “Gaji saya hanya Rp580.000,sudah 8 bulan belum saya terima,”katanya. Berbagai usaha telah dia lakukan agar gaji bisa diterima.

Yang disesalinya,ada seorang bendahara yang mengaku bisa mengurus gaji tapi harus memberi imbalan sejumlah uang. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Sugeng saat dihubungi mengatakan, gaji para bidan selama ini dari pos anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Dia menjanjikan Pemkab Labuhanbatu segera menyurati Departemen Kesehatan (Depkes) agar mengeluarkan gaji bidan desa.

“Bidan desa itu gajinya dari APBN. Jadi disalurkan melalui rekening masing-masing.Dalam waktu dekat,Pemkab berupaya menyurati Depkes agar menyalurkan gaji mereka,“ katanya. (sartana nasution/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: