Labuhanbatu Tawarkan Potensi ke Investor Korea

Pihak Pemkab Labuhanbatu menawarkan beberapa potensi daerah kepada investor asing. Tujuannya, pengembangan wilayah dan pemerataan pembangunan. Terlebih lagi, upaya perluasan pemanfaatan potensi sektor hulu komoditas unggulan Labuhanbatu.

Demikian dikatakan Kepala Bagian Humas Setdakab Labuhanbatu, Sugeng, usai menghadiri acara kunjungan pihak PT SUNGWON, calon investor asal Korea Selatan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Labuhanbatu, Senin (26/5).
Kunjungan pihak PT SUNGWON, kata Sugeng, menghadiri undangan pihak Pemkab untuk pengelolaan potensi daerah dalam hal pembangunan prasarana transportasi air. “Kita mengajukan gambaran wilayah Labuhanbatu untuk pembangunan daerah Pelabuhan (Tradeport),” jelas Sugeng lagi. Hal itu mengingat jarak tempuh dari Labuhanbatu ke Malaysia dan Singapura lebih dekat. Maka, akan lebih ekonomis dan memakan waktu yang lebih singkat.
Tambah Sugeng lagi, dari pertemuan itu diperoleh informasi di mana pihak investor masih akan mempelajari proposal dan data-data potensi Labuhanbatu. Meski demikian, para investor itu terkesan cukup berminat. “Mereka berminat sekali. Tapi, mereka juga masih membutuhkan dan meminta waktu untuk mempelajari lebih jauh,” jelasnya.
Lokasi yang berpotensi dijadikan daerah pelabuhan, menurut Humas Setdakab Labuhanbatu itu adalah Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Tengah, Labuhanbatu. Wilayahnya strategis karena tepat dimuara Sungai Bilah, Sungai Barumun dan Sei Marbau.
Sejauh ini material ekspor dominan dari Labuhanbatu berupa Crude Palm Oil (CPO). Dengan adanya pelabuhan di kawasan tadi diharapkan dapat membantu. Sayangnya sejauh ini juga belum lagi jelas ketersediaan fasilitas umum untuk menunjang potensi tersebut, sehingga harus dibawa keluar Labuhanbatu saat mengekspornya.
“Karenanya, jika pihak investor nantinya berniat untuk membuka pelabuhan Tanjung Sarang Elang menjadi kota pelabuhan, maka akan dilakukan nota kesepahaman pemberian kesempatan kepada calon investor untuk melakukan studi kelayakan,” bebernya.
Sebetulnya sebelum datangnya calon investor dari Korea tadi, Pemkab Labuhanbatu, Pempropsu dan investor dari Malaysia pernah sepakat untuk melakukan studikelayakan pengembangan Tanjung Sarang Elang menjadi kota pelabuhan. Namun, sejauh ini belum terlihat realisasinya. Disayangkan Sugeng tidak bisa menjelaskan alasan batalnya perjanjian dengan pihak investor Malaysia itu.

*fajar/mawardiberampu
MedanBisnis – Rantauprapat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: