Dinas Kesehatan Labuhanbatu Dituding Pungut Rp600 Ribu-Rp10 Juta dari Puluhan Bidan CPNS

Puluhan bidan yang telah diangkat menjadi CPNS mengeluhkan tindakan para oknum pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Labuhanbatu melakukan “pungli” (pemungutan liar) kepada mereka sebesar Rp 600 ribu sampai Rp 10 juta. “Pungli” tersebut, katanya, untuk melengkapi berkas-berkas pengajuan SK PNS.
Menurut salah seorang bidan desa yang minta namanya tidak disebutkan, pengutipan uang itu dilakukan pihak Dinkes Labuhanbatu, dalam hal ini Kadis Kesehatan Labuhanbatu dan Wakil Kepala Dinas Kesehatan. “Katanya, kalau tidak dibayar, berkas PNS itu tidak ditandatangani oleh pihak Dinkes,” kata bidan tersebut.
“Memang uang itu diserahkan kepada bagian Kepegawaian Dinkes Labuhanbatu. Jumlah uang itu tidak sama bagi setiap CPNS, ada Rp 700 ribu dan ada juga mencapai Rp 10 juta. Maunya, harus disamakanlah, jadi ada diskriminasi antara CPNS yang satu dengan yang lainnya,” keluhnya.
Ketua GM Kosgoro Labuhanbatu Ibrahim Ritonga dan Wakil Ketua GM Kosgoro Labuhanbatu sangat menyesalkan adanya tindakan para pejabat Dinkes Labuhanbatu melakukan pemungutan liar terhadap CPNS tersebut. Hal ini dapat “mempersubur ladang” korupsi di Labuhanbatu. Untuk itu, Bupati Labuhanbatu HT Milwan diminta membersihkan staf-stafnya dari perlakuan seperti itu sehingga Pemkab Labuhanbatu dapat bersih dan berwibawa, kata Ibrahim Ritonga.
Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu dr Nazmil Fuad Harahap SKM MM membantah keras tuduhan pungli puluhan bidan yang diangkat jadi CPNS. “Itu tidak benar sedikit pun, apalagi dikatakan untuk melengkapi berkas PNS-nya. Siapa orangnya. Seorang bidan seperti itu yang mengatakan pemungutan uang. Bilang aja siapa nama bidan itu,” kata Nazmil Fuad Harahap kepada wartawan.
Ia pun tidak terima dituduh melakukan pemungutan liar terhadap puluhan bidan CPNS. Apalagi saat sekarang ini sudah serba transparan antara pimpinan dengan bawahan. “Saya tidak terima dituduh melakukan pungli uang terhadap bidan CPNS. Siapa yang mengatakan tuduhan itu? Dan yang jelas hal itu tidak benar sedikit pun. Tapi yang mengatakan itu siapa, perlu diwaspadai,” katanya. (S18/x/harian SIB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: