Kasubdis Yankes drg Attila Efendi Mengelak dari BAP Polisi

Kepala Sub Dinas Pelayanan Kesehatan (Kasubdis Yankes) Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu, drg Attila Efendi, diperiksa di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat, Jumat (30/5), terkait pemeriksaan berkas perkara terdakwa Kepala Dinas Kesehatan dr HNFH Mkes (47), Cs, dalam kasus korupsi APBD 2004 senilai 1,7 miliar atas mengadaan obat-obatan, barang-barang dan biaya perawatan UPTD Dinkes di Puskesmas.
Dalam persidangan itu, tim jaksa yang dikordinatori Kasi Pidsus R Damanik SH, menilai saksi drg Attila Efendi mantan Kepala Puskesmas Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, terkesan membela terdakwa dr HNFH MKes selaku kepala dinasnya yang masih aktif menjabat sampai dengan sekarang.
Kasubdis Yankes ini malah mengelak dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik kepolisian yang berada ditangan tim jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan itu. Dalam BAP, saksi mengakui menandatangani penerimaan uang dengan kwitansi kosong. Malah dalam BAP itu saksi menyebutkan hal itu telah biasa dan berlangsung lama karena dirinya loyal dan percaya kepada dinas. Akan tetapi dalam persidangan saksi mengelak dari BAP tersebut.
“Apa maksudnya? Loyal kepada siapa, kepala dinas atau personil yang lain? Dinaskan ada Personilnya, ada kepala dinas ada bawahan?” tanya JPU MS Irene SH MHum kepada saksi drg attila Efendi.
“Kami loyal kepada dinas, yang kami tandatangani itu sifatnya sementara,” jawab drg Attila.
“Kalau saudara saksi loyal kapada terdakwa, sejak dipenyidikan dong. Jangan di persidangan ini,” tukas JPU Belman Tindaon SH.
“Apakah saudara dipaksa penyidik kepolisian memberikan keterangan,” tanya Belman. “Tidak Pak Jaksa,”jawab saksi drg Attila.
JPU menunjukkan surat-surat bukti kwitansi di meja. Ketua majelis hakim Moestofa SH MH mempertegas saksi, mana keterangan saksi yang benar, yang di persidangan atau yang di BAP. “Yang dipersidangan ini Pak hakim,” jawab saksi.
Di hadapan majelis hakim beranggotakan Syahru Rizal SH dan Bony Daniel SH, JPU Belman Tindaon SH berdebat dengan Penasihat Hukum (PH) terdakwa, R Sujoko SH mengenai bukti-bukti surat itu.
“Itu kan bukti temuaan BPKP. Terdakwa dan saksi tidak tahu temuaan BPKP itu,” tukas R Sujoko kepada JPU. Terjadi jawab menjawab di depan mejelis hakim sehingga agak tegang.
“Pak penasihat hukum, saya yang mengatur persidangan ini. Stop!” timpal Moestofa menghentikan perdebatan PH terdakwa dengan JPU.
JPU memohon majelis hakim agar memberikan kesempatan bagi JPU untuk memanggil saksi verbalisan dari penyelidik dan agar pada persidangan selanjutnya saksi membawa bukti-bukti surat penerimaan uang dan barang dari Dinkes Labuhanbatu.
Moestofa SH MH meminta saksi untuk hadir lagi pada persidangan hari Selasa (3/6). Namun Moestofa memaklumi alasan saksi berat membawa kwitansi dimaksud karena bukti itu ada pada dinas.
Terdakwa Kadis dr HNFH MKes tidak keberatan dengan seluruh keterangan saksi di persidangan.
Setelah itu, majelis dipimpin Syahru Rizal SH menyidangkan perkara terdakwa Wakadis dengan memintai keterangan saksi drg Attila Efendi. Keterangan saksi hampir sama dengan pada waktu dia saksi dalam perkara Kadis.
Majelis Hakim Irwan Munir SH MH, Alex TM Pasaribu SH dan Nurmala Sinurat SH di ruang sidang lain mengambil keterangan saksi dr Hj Rahma Dewi mantan kepala Puskesmas kota Rantauprapat.
Jaksa menilai saksi yang telah pensiun PNS ini terkesan lebih jujur dari saksi drg Attila. Dr Hj Rahma Dewi diperiksa dalam perkara terdakwa bendahara non gaji HJH (50). Di persidangan itu saksi mengakui menandatangani kwitansi kosong ketika mengambil uang dari dinas. Bukti-bukti juga ditunjukkan JPU Denny SH dan Ika SH di hadapan majelis hakim dan dibenarkan saksi bahwa yang tertera dalam kwitansi adalah tandatangannya.
Persidangan ketiga terdakwa oleh 3 majelis hakim menunda persidangan hingga hari Selasa pekan depan. (S25/SIB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: