Tapal Batas Riau – Sumut masih Bersengketa

*Propsu akan Bahas Usai Pelantikan Gubsu/Wagubsu
Sengketa tapal batas Sumatera Utara (Sumut) dan Propinsi Riau akan dibahas. Itu, setelah proses pelantikan Gubsu dan Wagubsu terpilih Syamsul Arifin dan Gatot Pudjonugroho. Dalam pembicaraan itu nantinya, masalah penyelesaiannya akan mengkedepankan konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Setelah terlantik pada 16 Juni mendatang, kita akan jadikan persoalan tapal batas Sumut dan Riau sebagai wacana yang perlu diselesaikan,” terang Gatot Pudjonugroho Wakil Gubsu terpilih di Pilgubsu 16 April lalu.
Penyelesaiannya, tambah Gatot, akan bersifat nasionalisme, dalam artian, dimana kedua propinsi itu masing-masing adalah wilayah yang berada dalam wilayah hukum Indonesia. “Kita jangan mengkedepankan ego masing-masing,” ujarnya.
Maka dari itu, katanya, setelah terlantik nantinya akan segera membahas dan mengharapkan kepada pihak Kementerian Dalam Negeri untuk dapat memediasi dan sebagai fasilitator dalam pertemuan kedua kepala daerah itu nantinya.
“Semoga pihak Mendagri bersedia mempertemukan kita dengan Gubernur Riau. Agar sama-sama duduk disatu meja membahasnya. Sehingga, persoalan tidk berlarut-larut,” paparnya.
Ditanya terkait wacana masalah persoalan persiapan pemekaran Labuhanbatu yang membutuhkan kepastian tapal batas wilayah daerah masing-masing, Gatot kembali memastikan pembahasan tapal batas itu setelah usai pelantikan nantinya.
“Makanya, masalah itu segera akan dibahas,” tegasnya.
Kehadiran Gatot ke Rantauprapat dalam rangkai acara Roadshow ke daerah-daerah. Sedangkan ke Labuhanbatu, Minggu pagi (1/6) ke kecamatan Kotapinang dan Pangkatan. Sedangkan, malamnya ke Gedung Nasional di kawasan jalan A Yani Rantauprapat.
Pada kesempatan itu, Gatot juga menerima berbagai saran dan masukan dari masyarakat.

Tapal Batas Masih Bersengketa

Sengketa tapal batas Sumut dan Riau itu sendiri tepatnya di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau di Dusun Beringin Jaya, Desa Beringin Makmur dan Patok Batas 153 di Dusun Aek Cindur, Desa Torganda, Kecamatan Torgamba serta batas perairan laut di Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu.
Hal itu, telah lama menjadi objek permasalahan disana. Sehingga, dikabarkan, kepentingan masing-masing Kabupaten yang terletak diperbatasan kian meruncing. Sebab, informasi yang diperoleh, tepat di Desa Beringin Jaya, tepat bersebelahan dengan beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial yang didirikan pihak Pemkab Labuhanbatu kini berdiri pula dalam radius dekat fasilitas-fasilitas serupa yang dibangun pihak Pemkab Rohil.

“Kami melihat, pembangunan itu upaya menarik pehatian masyarakat sekitar untuk menyatakan sikap menerima disebut daerahnya sebagai wilayah Propinsi Riau. Memang, ratusan kepala keluarga warga setempat yang menghuni daerah itu sangat menghargai perhatian yang diberikan. Tapi, mereka juga tidak menampik, kehidupan mereka sekarang yang sebagai eks peserta plasma inti rakyat perkebunan (PIR-Bun) adalah hasil pemberian pihak Pemkab Labuhanbatu,” ujar Budi menirukan komentar salahseorang warga setempat.
Maka dari itu, tambahnya lagi, warga sekitar mengharapkan kepastian status wilayah mereka. Sehingga, akan lebih memberikan kepastian hukum bagi warga setempat dalam menjalani aktivitas. “Apakah mereka sebagai warga Rohil atau warga Labuhuhanbatu,” paparnya.
Sementara, berbeda dengan Gatot, pihak Pemkab Labuhanbatu sendiri tidak akan mundur setapakpun dari batas wilayah yang ada sebelumnya.
Sebab, Pemkab Labuhanbatu, beralasan mempertahankan perbatasan itu, karena, tapal batas sudah jelas tercantum di peta rupa bumi berupa peta dasar sesuai Permendagri Nomor 1 Tahun 2006 pada pasal 4 ayat 1 dan dalam lampiran Permendagri Nomor 1 Tahun 2007 pada poin (b) dan melihat fakta-fakta di lapangan berupa sarana/prasarana umum yang telah dibangun Pemkab Labuhanbatu seperti; Pos Polisi, Polindes, perumahan penduduk dan pabrik kelapa sawit.
Namun muncul permasalahan ketika pihak Pemkab Rohil juga mengklaim objek serupa sebagai bahagian dari Propinsi Riau.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: