Warga Kualuh Leidong Sesalkan Sikap Camat

Masyarakat Kecamatan Kualu Ledong, Kabupaten Labuhanbatu, yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Kecamatan Kualu Leidong Sekitarnya ( FMP-KLS ) sangat menyesalkan sikap Camat dan juga Kepala Desa (Kades) yang ada.

Mereka menilai, keberadaan perangkat pemerintahan disana tidak sepenuhnya mendukung gerakan warga, apalagi yang tergabung dalam FMP-KLS. Sebab, beberapa waktu lalu, sebelum melakukan aksi demo ke kantor Bupati dan DPRD, mereka mendapat tekanan dan juga intimidasi dari perangkat pemerintah itu.

mendesak Bupati Labuhan Batu HT Milwan agar segera mencopot Camat Kualu Leidong, Ahmadan Chair dan Kepala Desa Teluk Pulai Dalam P.Pasaribu dari jabatannya. Hal itu ditegaskan sejumlah mahasiswa putra Kec Kualu Leidong dan anak rantau, Sabtu (7/6).

Menurut Johan dan Dedy Simbolon mahasiswa asal Kecamatan Kualu Leidong bahwa kinerja Camat Kualu Leidong Ahmadan Chair tidak becus dan mementingkan diri sendiri dan luput memperhatikan keberadaan masyarakatnya. Hal itu ditandainya dengan minimnya perhatian Camat terhadap keberadaan Desa Teluk Pulai Dalam.
“Kami mahasiswa asli putra daerah dari Kecamatan Kualu Leidong sangat kecewa atas penempatan sosok Ahmadan Chair sebagai Camat Kualu Leidong, karena ia sangat jarang turun ke Desa kami dan memperhatikan keberadaan masyarakatnya. Seharunya ia (camat-red) selaku perpanjangan tangan dari Bupati Labuhan Batu harus cepat tanggap melihat kondisi masyarakatnya yang serba kesulitan. Namun nyatanya ia tidak peduli akan kondisi tersebut. Ditambah lagi dengan ulah Kepala Desa Teluk Pulai Dalam yang hanya mementingkan diri sendiri serta tidak peduli dengan keberadaan masyarakat. Jadi kami melihat antara Kepala Desa dan Camat telah sekongkol untuk menari-nari diatas penderitan masyarakat,”tegasnya.

Untuk itu kami atas nama mahasiswa putra Kecamatan Kualu Leidong meminta Bupati Labuhan Batu agar segera mencopot Camat Kualu Leidong dan juga Kepala Desa Teluk Pulai Dalam dari jabatannya.

“Kami sangat menyadari atas kelemahan para orangtua kami yang tinggal di Kecamatan Kualu Leidong khususnya di Desa Teluk Pulai Dalam, sehingga kelemahan itu dimanfaatkan Kepala Desa dan Camat untuk ditindas. Kami selaku anaknya yang sudah menimbah ilmu di bangku kuliah tidak tinggal diam atas penindasan tersebut. Oleh karena itu sebagai bentuk perlawan atas penindasan tersebut kami mendesak Bupati labuhan Batu segera mencopot Camat Kualu Leidong dan Kepala Desa Teluk Pulau Dalam,”kata Johan yang juga diamini mahasiswa lainnya.

Dukungan serupa juga turut disampaikan para anak rantau dari Kecamatan Kualu Leidong, diantaranya, Simon Sinanga, Gibson Manalu dan Sahat Gultom. Menurut mereka bukti ketidak becusan Camat dan Kepala Desa telah dipertunjukkan mereka menjelang aksi damai yang akan dilakukan Forum Mahasiswa Peduli Kecamatan Kualu Leidong Sekitarnya (FMP-KLS). Dimana sebelum aksi itu terjadi, Camat Kualu Leidong dan Kepala Desa Teluk Pulai Dalam melakukan intimidasi kepada massa yang akan berangkat melakukan demonstasi.

“Sebelum aksi demo kemarin, Kepala Desa dan Camat melakukan intimidasi kepada masyarakat dan menakut-nakuti. Parahnya lagi Kepala Desa justru membentak-bentak masyarakat dan menuduh para mahasiswa sebagai provokator karena ingin melakukan demo,” bebernya.
Kami, tambahnya lagi, menilai kelakuan oknum Kepala Desa dan Camat kuau Leidong benar-benar biadap tidak pantas untuk ditiru. Kami atas nama anak rantau dari Kecamatan Kualu Leidong mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan Camat dan Kepala Desa.
Seharusnya Kepala Desa dan Camat, tambahnya, harus bangga dan mendukung tuntutan masyarakat. Kami melihat Camat dan Kepala Desa ketakutan dengan aksi tersebut, karena akan membongkar borok mereka selama ini. Untuk itu kami atas nama anak rantau meminta Bupati Labuhan Batu segera mencopot Camat Kualu Leidong dari jabatannya, dan melakukan pemilihan ulang Kepala Desa, karena sifat dan prilaku Kepala Desa Teluk Pulai Dalam tidak mendukung kepentingan masyarakat.
“Padahal sewaktu Kepala Desa mau mencalonkan diri ia mengumbar janji-janji manis kepada masyarakat, namun setelah terpilih justru sebaliknya. Jika Bupati tidak segera melakukan pemilihan ulang Kepala Desa, kami atas nama anak rantau akan segera bertindak,”ancam para anak rantau.

Sementara itu, saat dikonfirmasi soal tudingan warga tersebut, Camat Kualuh Leidong yang di hubungi lewat ponselnya tidak menjawab, pada hal sudah berkali-kali ditelephon ke nomor pribadinya.

SEKDA LABUHAN BATU DAN ANGOTA DPRD SESALKAN PRILAKU CAMAT DAN KEPALA DESA
Sementa itu Plt Sekda Labuhan Batu K Siahaan dan juga anggota DPRD Dari Dapem V Jahotman Sinaga dan Bindu Siahaan sangat menyesalkan tindakan dari Camat kualu Leidong dan Kepala Desa Teluk Pulai Dalam.
“Seharusnya Camat dan Kepala Desa tersebut harus mampu memberikan contoh bukan sebaliknya. Kami sangat menyambut positif atas aksi damai yang dilakukan Forum Mahasiswa Peduli Kecamatan Kualu Leidong Sekitarnya (FMP-KLS), dimana mereka menuntut perbaikan sarana jalan, dan itu adalah hal yang wajar. Kami sangat salut atas upayan dari masyarakat Kecamatan kualu Leidong yang bersusah payah dan berjibaku untuk menembus lumpur dan hujan demi menyampaikan aspirasi mereka kepada kami dan Bupati. Itu adalah perjuangan yang luar biasa, karena saya sendiri sangat paham akan kondisi jalan tersebut, karena daerah tersebut adalah daerah pemilih saya yakni Dapem V. Perilaku Camat dan Kepala Desa tersebut menjadi catatan penting buat kami,”kata Jahotman Sinaga.
Hal yang senada juga disampaikan oleh Plt Sekda Labuhan Batu, K Siahaan. Menurutnya tindakan intimidasi yang dilakukan oleh Camat dan Kepala Desa adalah salah. “Itu tidak bisa dibenarkan, karena siapa pun berhak untuk menyampaikan hak dan aspirasinya asalkan tidak anarkis. Sementara menurut pengamatan saya pribadi aksi yang dilakukan Forum Mahasiswa Peduli Kecamatan Kualu Leidong Sekitarnya (FMP-KLS) cukup tertib dan tidak ada tindakan anarkis. Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah melaporkan hal ini, karena masyarakat juga harus turut memantau kinerja aparat di daerah masing-masing, dan jika terjadi lagi tindakan yang demikian agar segera melaporkannya kepada saya langsung,”tegas Sekda sembari memberikan nomor ponselnya kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: