Jika Tidak Jadi Pemekaran Labuhanbatu

* Anggota DPRD Berpotensi Berjumlah 50 Orang
Jika Kabupaten Labuhanbatu tidak jadi dimekarkan menjadi tiga kabupaten, maka jumlah kursi untuk DPRD Labuhanbatu untuk pemilu 2009 kemungkinan bertambah. Yakni, dari 45 kursi menjadi sejumlah sebanyak 50 kursi.

Sedangkan jika Labuhanbatu mekar jadi tiga, maka jumlah anggota DPRD untuk Labuhanbatu Induk sebanyak 35 orang, Labuhanbatu Selatan 30 orang sedangkan untuk Labuhanbatu Utara berjumlah 35 orang. Demikian disampaikan oleh Lembaga Bina Masyarakat Indonesia (LBMI) melalui Direktur Eksekutifnya Yos Batubara dalam pers realeasenya yang diterima wartawan, Minggu (8/6).

Hal ini, sebut Yos, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU No10/2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, Dan DPRD. Pasal 26 pada UU tersebut menyebutkan bahwa jumlah kursi DPRD kabupaten/kota didasarkan pada jumlah penduduk kabupaten/kota yang bersangkutan dengan ketentuan kabupaten/kota dengan jumlah penduduk antara lebih 200 ribu sampai 300 ribu jiwa memiliki alokasi kursi sebanyak 30 kursi, penduduk lebih dari 300 ribu sampai dengan 400 ribu sebanyak 35 kursi, lebih dari 400 ribu sampai dengan 500 ribu sebanyak 40 kursi, penduduk lebih dari 500 ribu sampai dengan satu juta jiwa memperoleh alokasi 45 kursi dan bila jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa memperoleh alokasi 50 kursi.

Bila dilihat dan dibandingkan jumlah penduduk Labuhanbatu pada pemilu legislatif tahun 2004 lalu dengan Data Agregat Kependudukan Tiap Kecamatan Maret 2008 yang dibuat oleh Dinas Kependudukan Keluarga Berencana dan Catatan Sipil (KKBCS) Labuhanbatu, maka jumlah penduduk Labuhanbatu hanya mengalami perubahan penambahan penduduk sebesar 34.293 jiwa.

Angka jumlah penduduk ini, dinilai Yos cukup aneh. Alasannya, dalam kurun waktu lima tahun pasti telah terjadi proses penambahan penduduk seperti TNI/Polri yang pensiun, penduduk yang memasuki usia 17 tahun, atau pasangan yang baru menikah bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang meninggal dunia atau yang pindah.
“Jika perubahan penambahan penduduk cuma segitu besarnya berarti penduduk Labuhanbatu tidak sampai satu juta jiwa,” ujarnya.

Dan satu hal lagi, katanya, yang membuat aneh adalah bila dilihat dari data agregat tersebut telah terjadi pengurangan jumlah penduduk di beberapa kecamatan. “Seperti kecamatan Panai Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah, Aek Natas, Kualuh Selatan, Kualuh Ledong, Kualuh Hilir, dan Sungai Kanan. Penduduk kok malah berkurang bukannya bertambah. Berarti lebih banyak yang meninggal dunia, atau yang pindah dibanding dengan TNI/Polri yang pensiun, penduduk yang memasuki usia 17 tahun, atau pasangan yang baru menikah,” ujarnya heran.

Dilihat dari adanya pengurangan jumlah penduduk pada beberapa kecamatan diatas, maka sangat berpengaruh sekali jika terjadi pemekaran yaitu khususnya pada Labuhanbatu Utara. Sebab jika diikuti dengan Data Agregat maka alokasi kursi untuk DPRD Labuhanbatu Utara bejumlah 30 kursi. Sedangkan, jika merujuk data dan jumlah penduduk pada pemilu 2004 lalu maka alokasi kursi untuk DPRD Labuhanbatu Utara nanti adalah sebanyak 35 kursi, tambahnya lagi.

Mengenai kepastian jumlah penduduk ini, Yos sangat mengharapkan kepada pemerintah, legislatif dan KPUD agar mengkoreksi administrasi kependudukan lebih serius. Sebab, hal ini jangan sempat merugikan semua pihak khususnya parpol yang akan bertarung untuk menempatkan wakilnya di legislatif nanti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: