Kartu Penerima BLT di Labuhanbatu belum Dibagikan

Calon Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) se Labuhanbatu ketar-ketir. Pasalnya, hingga Senin (9/6) pihak Kantor Pos setempat belum juga mendistribusikan kartu kendali BLT tersebut kepada seluruh calon penerima. Soalnya, pihak Kementrian Sosial RI belum juga mendistribusikan kartu itu kepada pihak Kantor Pos Rantauprapat sebagai perpanjangan tangan Mensos RI di daerah. “Kita belum dapat pastikan kapan penyerahan dana BLT. Soalnya, distribusi kartu kepada calon penerima belum diterima,” ujar Irman Pradia kepala Supervisior pelayanan Kantor Pos Rantauprapat, Senin (9/6) di kawasan jalan WR Supratman Rantauprapat.

Ditambahkannya, dari jumlah penerima BLT pada tahap sebelumnya se Labuhanbatu terjadi pengurangan jumlah calon penerima BLT. Itu, sesuai data calon penerima BLT yang diterima dari pihak Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. “Dari 62.138 penerima BLT sebelumnya, sekarang berkurang menjadi 57.333 orang calon penerima,” bebernya.
Untuk penyaluran BLT kali ini, pihaknya, kata Irman, sesuai mekanisme yang ada, akan langsung menyerahkannya kartu kendali kepada selluruh calon penerima.

Tanpa mengkesampingkan peranserta pihak aparatur setempat. “Kali ini pihak Kantor Pos yang langsung menyerahkannya kepada calon penerima. Tapi, juga melibatkan aparatur Desa/Kelurahan setempat dibawah kendali pihak Kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk mekanisme pambayarannya kepada calon penerima, dilakukan dengan dua cara. Pertama, ujarnya, pembayaran langsung kepada calon penerima. Yakni pihak warga langsung datang ke kantor pos. Serta, pembayaran langsung dilakukan kepada penerima dengan cara pihak kantor pos mendatangi rumah warga. “Pembayaran juga dapat dilakukan langsung kepada komunikan (penerima, red). Hal ini, juga dengan berkoordinasi dengan aparatur setempat,” tegasnya.

Karena, jelasnya lagi, mengingat kantor cabang ranting pembantu yang ada di Labuhanbatu hanya tersedia sebanyak 11 unit. Sedangkan, dibanding dengan kecamatan yang ada se Labuhanbatu ada 22 kecamatan se Labuhanbatu. “Ada 2 kecamatan yang pasti akan dilakukan pembayaran langsung kepada pihak penerima. Yakni, di kecamatan Silangkitang dan kecamatan Kualuh Hilir. Sebab, di dua lokasi itu belum tersedia kantor pos pembantu. Sedangkan, di kecamatan lain yang juga beluma adanya kantor pos dapat dilakukan pembayaran di kantor pos terdekat,” katanya.

Sementara untuk Kecamatan Kualuh Leidong, ujarnya, pihak calon penerima dapat mengambil dana BLT ke salahsatu kantor pos yang berada di wilayah administrasi Asahan. “Untuk warga penerima disana, pengambilannya ke kantor pos yang terdekat adalah di wilayah Asahan. Dalam distribusi dananya, pihak Kantor Pos Rantauprapat menstransferkan dana sejumlah penerima disana,” paparnya.

Kendala yang berpotensi terjadi dalam distribusi itu nantiya, ujarnya, terkait terjadinya antrian panjang calon penerima di kantor pos. Padahal, kata Irman, hal itu bisa saja teratasi manakala calon penerima tidak tergesa dan terlalu bergegas melakukan pengambilan dana. “Kan, sebenarnya jadwal penyalurannya panjang. Padahal, sampai penghujung bulan Agustus untuk pembangian dana tahap I sebesar Rp300 ribu bagi setiap penerima. untuk dana bulan Juni, Juli dan Agustus dibagikan dalam tahapan Pertama,” jelasnya.

Sementara, untuk tahap kedua, yakni bulan September, Oktober, Nopember dan Desember sebesar Rp400 ribu bagi setiap penerima. “Jadi, penerima dapat juga mengambil dana Tahap I-nya langsung pada Tahap II kedua nantinya. Sehingga, meski tidak mengambil dana di tahap I dapat mengambil dananya pada Tahap II, dan dengan jumlah yang diakumulasi yakni sebesar Rp700 ribu,” ujarnya.

Sedangkan untuk kuasa pengambilan BLT kali ini, pihaknya akan lebih memperketat. Dalam artian, kuasa yang dapat mengambil dana itu dengan catatan calon penerima memang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan pengambilannya ke kantor pos. Hal itu, dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari aparatur setempat.
“Kuasa yang dapat mengambil dana itu, adalah ahli waris penerima yang diketahui oleh Kepala Desa/ Kelurahan setempat,” tegasnya.

Sosialisi BLT
Sebelumnya, pihak Pemkab Labuhanbatu telah melakukan sosialisasi dalam teknik pelaksanaan pembangian BLT di Labuhanbatu.
Terungkap pula, pihak Pemkab berencana, tidak akan menolak Program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Karena, Program BLT merupakan program Pemerintah Pusat yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah daerah.
Demkian disampaikan oleh Bupati Labuhanbatu, HT Milwan yang diwakili oleh Plt Sekdakab Labuhanbatu, Karlos Siahaan dalam acara Sosialisasi Penyaluran Program Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Rabu (4/6). Yang dihadiri oleh para Camat, Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Labuhanbatu.
Lebih lanjut Karlos Siahaan mengatakan penyaluran BLT 2008 masih menggunakan basis data RTS-BLT tahun 2005, sehingga data penerima BLT mengalami perubahan karena faktor pindah, meninggal dunia, dan lain sebagainya. Untuk itu Karlos Siahaan mengingatkan kepada para Lurah dan Kepala Desa agar teliti dalam mendistribusikan Kartu BLT sehingga tidak salah sasaran.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Labuhanbatu, Nizamuddin, SE, Msi dalam paparannya menyampaikan bahwa penyaluran Program BLT 2008 masih berdasarkan data RTS-BLT tahun 2005. Adapun Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Labuhanbatu berjumlah 57.333. “Pemutakhiran data akan dilaksanakan pada bulan September s/d Desember 2008 sebagai data RTS-BLT tahun 2009,” kata Nizamuddin.
Untuk mengantisipasi perubahan data yang terjadi dalam penyaluran BLT 2008, Pihak BPS Labuhanbatu bekerjasama dengan PT Pos Indonesia Cabang Rantauprapat dan Aparat Kecamatan/Desa/Kelurahan akan melakukan Verifikasi terbatas melakukan cek keberadaan dan kelayakan dari 57..333 RTS dengan kriteria 14 variabel sehingga diperoleh Daftar RTS yang layak menerima BLT 2008 (yang tidak layak dicoret dari basis data RTS BLT).
Kepala PT. Pos Indonesia Cabang Rantauprapat, M. Hanafi dalam sosialisasinya menyampaikan bahwa PT. Pos Indonesia dalam penyaluran BLT 2008 mempunyai tugas melakukan pencetakan Kupon BLt, melakukan pendistribusian Kupon BLT, Menyerahkan Kupon BLT melalui Lurah dan Kepala Desa, Membayar dana BLT kepada RTS dan melaporkan realisasi penyaluran dana RTS kepada Departemen Sosial.
Kemudian M. Hanafi menyampaikan tahapan-tahapan yang dilakukan Kantor Pos dalam persiapan Penyerahan Kupon BLT kepada RTS dimulai dengan penyerahan Draft Nominasi RTS kepada Lurah/Kepala Desa di kantor Bupati, kemudian Lurah/Kepala Desa beserta Kepala Lingkungan/Kepala Dusun diberikan waktu 2 Hari untuk melakukan Verifikasi Daftar Nominasi RTS sebelum dikembalikan kepada pihak Kantor Pos dan meneruskannya ke Kantor Pusat untuk diolah data tsb dan diterbitkan Kupon BLT Pengganti
Setelah proses Verifikasi Daftar Nominasi selesai, PT. Pos akan menyerahkan Kupon BLT kepada Lurah dan Kepala Desa di kantor Camat untuk selanjutnya disalurkan kepada RTS melalui Kepala lingkungan/Kepala Dusun. PT. Pos Akan memberikan kompensasi kepada Aparat kecamatan dan kelurahan/Desa, berupa uang Rp. 500,- /kartu untuk Camat dan Rp. 2.250/kartu untuk Lurah/Kepala Desa dan Keling/Kadus. “Kompensasi itu merupakan wujud Apresiasi PT. Pos terhadap Camat, Lurah/Kades dan Kepling/Kadus atas bantuannya dalam penyaluran Kupon BLT”, ujar M. Hanafi.
M. Hanafi juga menyampaikan layanan informasi PT. Pos Indonesia melalui SMS Pos 8161 apabila ada masyarakat yang ingin memperolah informasi mengenai BLT, informasi realisasi pembayaran secara nasional maupun per-kota dan layanan pengaduan. ” Warga cukup mengetik “INFO BLT” kirim ke 8161 untuk mendapatkan informasi penyaluran BLT”‘ kata M. Hanafi.
Di sela-sela acara, ketika ditanya kapan BLT untuk Kabupaten Labuhanbatu disalurkan, “kemungkinan dalam bulan ini Kupon BLT akan dikirimkan dari Pusat ke kantor Cabang PT. Pos, untuk informasi penyaluran BLT ketik aja “INFO BLT”, kata M. Hanafi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: