Kapolres Labuhanbatu : Sebaiknya Para Kepala Desa dan Camat Diselkan Semua

Banyak kasus tanah yang terjadi di Labuhanbatu diakibatkan para kepala desa maupun camat sesukanya mengeluarkan surat lahan tanah sehingga satu lokasi lahan tanah bisa 3 sampai 5 lima surat tanah dengan pemilik yang berbeda-beda dan yang mengeluarkan surat itu adalah kepala desa itu juga. Jadi para kepala desa di Labuhanbatu ini perlu diselkan atau dipenjarakan, agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya.

Hal itu dikatakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Drs Toga H Panjaitan kepada wartawan, Senin (9/6) saat acara temu ramah Pers unit Polres di Aulatama Polres yang dihadiri Wakapolres Kompol Drs Anies, Kasat Intelkam AKP Suharto, Kasat Reskrim AKP M Jungjung Siregar, Kasat Narkoba AKP Syahril. “Masalah lahan tanah saya lihat, pasti pada surat tanahnya tumpang tindih yang dilakukan para kepala desa. Sebaiknya kepala desa ini diselkan semua,” kata Kapolres sehingga para wartawan tertawa terbahak-bahak.

“Ada berapa kepala desa sih di Labuhanbatu ini? Saya melihat cukup nakal-nakal para kepala desa itu. Ada satu lahan, karena belum diusahai pemiliknya selama bertahun-tahun, lalu kepala desanya menjual lahan itu kepada orang lain dengan membuat surat tanahnya. Ini kan, tidak akan ketahuan beberapa tahun ini namun setelah 10 tahun lebih baru ketahuan lahan itu bermasalah kembali,” terang Kapolres.

Menurut Kapolres, kasus sengketa lahan tanah di Labuhanbatu 2007 sebanyak 72 kasus sedangkan sudah diselesaikan tuntas antara sesama sengketa 23 kasus dan 2008 sudah selesai 19 kasus. Kasus yang sudah selesai itu maksudnya : antara sesama sengketa sudah berdamai baik dengan saling ganti rugi dan ada berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan maupun pengadilan.

Kapolres memaparkan kasus curas (pencurian dengan kekerasan) pada tahun 2007 sebanyak 798 laporan polisi dan yang selesai 487 kasus. Sedangkan 2008 kasus curas 471 kasus dan sudah selesai 216 kasus. Sementara itu, tingkat kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) tahun 2007 150 kasus dan terungkap 18 kasus dan tahun 2008 ini kasus curanmor sebanyak 72 kasus dan sudah terungkap 17 kasus.
Ia mengatakan banyak kendala yang dialami polisi dalam mengungkap suatu kasus-kasus yang menonjol di

daerah-daerah seperti kasus narkoba, kasus korupsi maupun kasus-kasus illegal logging. Kendalanya adalah keterbatasan dana dan SDM (sumber daya manusia) personil polisi serta keterbatasan jumlah personil polisi. (S18/y/SIB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: