Tingkatkan Pendapatan Petani, Asian Agri Serahkan Bantuan Sapi Bergulir ke Petani Sawit

Untuk meningkatkan pendapatan petani dan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Asian Agri Grup (AAG) menyerahkan bantuan sapi bergulir ke para petani sawit di Kabupaten Batanghari, Jambi, Rabu (17/6).

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan di Sumatera Utara (Sumut) yakni di Kabupaten Labuhanbatu serta di Riau, yakni di Kabupaten Siak, Ukui dan Kampar.
“Program pemberian bantuan sapi bergulir ke petani mitra binaan PT Inti Indosawit Subur Asian Agri dilakukan manajemen untuk meningkatkan pendapatan petani, meski hasil sawit masih cukup menjanjikan,” kata Direksi Asian Agri, Pengarapen Gurusinga, usai acara penyerahan tersebut di Desa Muara Bulian, Batanghari.
Pengarapen menyebutkan, AAG menyerahkan 35 ekor sapi sehat dan berkualitas baik kepada dua KUD, masing-masing KUD Makmur Rejeki sebanyak 20 ekor, dan KUD Budi Sari 15 ekor. Dalam program itu, kata Pengarapen, kelompok petani penerima akan membayar harga sapi dengan cara mencicil. “Dari uang cicilan itulah dibelikan sapi lagi untuk kemudian digulirkan ke petani lain,” ujarnya.
Program itu, lanjut dia, bukan saja dimaksudkan untuk mempercepat penyaluran sapi kepara petani binaan, melainkan juga untuk membantu petani menyiasati kesulitan dalam mendapatkan pupuk.
Pengarapen yang pernah menjabat Group Manager di Kebun Muara Bulian itu menunjuk kotoran sapi sebagai pupuk organik dan alami sebagai pengganti pupuk non-organik yang selama ini dipakai petani. “Kotoran sapi pun bisa kita jadikan pupuk dan bahkan bahan baku biogas,” terangnya.
Selain bisa digunakan untuk keperluan kelompok sendiri, pupuk kotoran sapi itu juga bisa dijual sehingga pendapatan KUD bertambah yang akhirnya menguntungkan petani anggota KUD. “Manajemen AAG berharap di masa depan satu keluarga petani bisa memiliki empat sapi. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan atau bisa menjadi alternatif pendapatan takkala harga TBS anjlok,” katanya.
Sementara Asisten II Pemkab Batanghari, Erfan, menyebutkan, Pemkab menargetkan petani di kabupaten itu minimal memiliki satu ekor sapi. Menyusul target itu, Pemkab Batanghari bersyukur AAG menggelar program corporate social responsibility (CSR). Pihaknya berharap program serupa bisa diikuti perusahaan lainnya. “Program sapi bergulir AAG bisa menjadi contoh. Karena pemerintah dan perusahaan yang beroperasi di Jambi harus sama-sama membantu petani,” kata Erfan.
Ketua KUD Makmur Rejeki Karis Wandi, mengatakan, KUD-nya akan memanfaatkan sapi itu untuk semakin meningkatkan kesejahteraan anggotanya. “Mengacu pada kepatuhan anggota membayar cicilan utang ke bank, pengurus yakin cicilan pembayaran sapi akan bisa lancar juga,” kata Karis.
Selain menyerahkan sapi, Asian Agri juga memberi sumbangan tiga unit komputer untuk SMP YKI di Desa Bulian Jaya.

*hendrik hutabarat
MedanBisnis – Medan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: