Terkait Pemekaran Labuhanbatu, Dapem Untuk Anggota DPRD Pemilu 2009 Harus di Tata Ulang

Labuhanbatu akhirnya dimekarkan menjadi 3 kabupaten yakni Kabupaten Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan. Berkaitan dengan adanya pemekaran ini, kepada semua fihak diingatkan ada satu hal yang harus mendapat perhatian serius dari bias pemekaran itu.

Yakni, mengenai pelaksanaan Pemilu legislatif 2009 yang saat ini sedang berada diambang pintu. Demikian disampaikan Lembaga Bina Masyarakat Indonesia (LBMI) kepada wartawan, Selasa, (25/6) di Rantauprapat.

Hal ini mengingat, pada pelaksanaan Pemilu legilatif 2004 lalu disaat Labuhanbatu belum dimekarkan menjadi 3 jumlah Daerah Pemilihan (Dapem) di Kabupaten penghasil sawit dan karet ini adalah berjumlah 5 Dapem, antara lain, Dapem I terdiri dari Kecamatan Kampung Rakyat, Bilah Hulu, Pangkatan, Rantau Utara, dan Rantau Selatan. Dapem II terdiri dari Kecamatan Torgamba, Sei Kanan, Kota Pinang, dan Silang Kitang. Dapem III terdiri dari Kecamatan Marbau, Aek Kuo, Aek Natas, Bilah Barat, dan NA. IX – X. Dapem IV terdiri dari Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu, dan Bilah Hilir. Dan Dapem V terdiri dari Kecamatan Kulau Hulu, Kualuh Selatan, Kualuh Hilir, dan Kualuh Ledong. “Dari kelima Dapem inilah pada pelaksanaan pemilu 2004 lalu lahir sebanyak 45 orang anggota DPRD Labuhanbatu,” jelasnya.

Yos menyebutkan, jika dilihat dari uraian posisi atau letak kecamatan diatas, baik dalam Dapem pada pemilu 2004 maupun posisi dan letaknya pada kabupaten baru jelas tidaklah sama. Misalnya saja kecamatan Bilah Barat, yang dulunya bersama dengan Kecamatan NA.IX-X, Marbau, Aek Natas, dan Aek Kuo dalam Dapem III. Namun pada Kabupaten baru Kecamatan Bilah Barat adalah bagian dari Kabupaten Labuhanbatu Induk. Sedangkan Kecamatan NA.IX-X, Marbau, Aek Natas, dan Aek Kuo bagian dari Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kemudian Kecamatan Kampung Rakyat yang dulunya bersama dengan Pangkatan, Bilah Hulu, Rantau Selatan, dan Rantau Utara pada pemilu 2004 tergabung dalam Dapem I. Pada Kabupaten baru Kecamatan Kampung Rakyat tersebut adalah bagian dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sedangkan Kecamatan Pangkatan, Bilah Hulu, Rantau Selatan, dan Rantau Utara adalah bagaian dari Kabupaten Labuhanbatu Induk.

“Atau kalau mau dikata lebih ringkas, bahwa tiap kabupaten pemekaran terdiri dari campur baurnya kecamatan dalam Dapem pada pelaksanaan Pemilu 2004 lalu. Seperti Labuhanbatu Induk misalnya, yang terdiri dari campuran Kecamatan yang tergabung dalam tiga Dapem yakni campuran dapem I, III, dan IV. Sedangkan Labuhanbatu Utara, terdiri dari campuran Kecamatan Dapem III dan V. Demikian juga dengan Labuhanbatu Selatan yang terdiri dari campuran Kecamatan Dapem I dan II,” jelasnya.

Tambahnya lagi, dengan adanya pemekaran ini dan mengingat letak Dapem pada pelaksanaan Pemilu 2004 lalu, maka untuk pelaksanaan Pemilu 2009 nanti, Dapem mana yang akan diikuti. “Apakah masih mengikuti Dapem pada pelaksanaan pemilu 2004 lalu yang berjumlah keseluruhan 5 Dapem, atau terbentuk Dapem baru yang disesuaikan dengan jumlah penduduk dari masing-masing Kabupaten,” paparnya.

Pertanyaan ini, lanjutnya, mengingat pada Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2009 yang sedang berjalan saat ini menyebutkan bahwa Tahapan Penetapan Jumlah Kursi dan Dapem untuk Dapem Anggota DPRD Propinsi bagi setiap Propinsi dan Dapem Anggota DPRD Kabupaten/Kota bagi setiap Kabupaten/Kota adalah tanggal 6 sampai dengan 12 Juni 2008.

Jika melihat jadwal ini, artinya Dapem untuk anggota DPRD Propinsi dan Dapem untuk DPRD Kabupaten/Kota telah ada dan sama dengan Dapem Pemilu sebelumnya. Sebab dalam UU No 10/2008 disebutkan bahwa jumlah kursi setiap Dapem anggota DPRD provinsi dan Dapem anggota DPRD Kabupaten/Kota ditetapkan sama dengan Pemilu sebelumnya. Namun dalam UU tersebut juga disebutkan bahwa untuk Pemilu tahun 2009 KPU melakukan penataan ulang Dapem bagi provinsi dan kabupaten/kota induk serta provinsi dan kabupaten/kota yang dibentuk setelah Pemilu tahun 2004, jelasnya.

Dengan adanya bunyi pasal yang demikian, maka Dapem untuk pelaksanaan pemilu 2009 harus ditata ulang yang disesuaikan dengan jumlah penduduk masing-masing kabupaten baru. Jika hal ini tidak dilakukan segera, maka dipastikan akan terjadi problem di belakang hari khususnya pada saat pengisian keanggotaan legislatif setelah pemilu nanti. Dan disangsikan bisa-bisa akan menjadi konflik. Alasannya, aturan mengenai penetapan jumlah dan tata cara pengisian keanggotaan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota yang dibentuk setelah pemilihan umum tahun 2004 belum tersosialisasi secara luas.

“Dari itu, untuk mengantisipasi keruwetan nantinya, diminta secara khusus kepada Komisi Pemilihan Umum, agar Dapem untuk anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu pada Pemilu 2009 harus dibentuk atau dilakukan penataan ulang Dapem yang disesuaikan dengan jumlah penduduk dari masing-masing Kabupaten,” ungkapnya.
Baik untuk Kabupaten induk ataupun baru, ujarnya.

Dan hal-hal yang perlu diperhatikan, jelasnya lagi, serta menjadi acuannya adalah prinsip pokok dalam penetapan Dapem, seperti, semua Dapem merupakan satu kesatuan (continous), memperhatikan batas batas administrasi yang ada, memperhatikan batas batas alamiah (sungai, danau, gunung), jalur transportasi dan komunikasi, memperhatikan kesamaan latar belakang agama, etnis, sejarah, budaya dan status ekonomi, serta sebisa mungkin menghasilkan jumlah kursi populasi per kursi yang setara (one person, one vote, one value). “Hal ini disebabkan karena penentuan Dapem dan jumlah alokasi kursi jangan sempat ada yang dirugikan. Karena akan sangat berpengaruh terhadap nasib parpol ataupun caleg 5 tahun kedepan,” tandasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: