Dana Habis Bedah Rumah Warga Miskin di Panai Tengah Labuhanbatu Terbengkalai

Bedah rumah warga miskin terpaksa dihentikan pembangunannya di Desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, dana yang akan dialokasikan telah habis dan belum disetor para donatur.
Masih segar dalam ingatan, Pemkab Labuhanbatu dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) diketuai Adelina HT Milwan yang dipusatkan di Kecamatan Panai Tengah Oktober 2007 lalu, telah mencanangkan bedah rumah untuk warga miskin dengan sumber dana dari pejabat, pengusaha, perusahaan perkebunan swasta/ asing maupun perseorangan.
Demikian dikatakan Ketua Panitia Bedah Rumah warga miskin yang dipusatkan di Desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah yang juga Sekretaris Wilayah Kecamatan (Sekwilcam) Agustiar, Senin (23/6) ketika dihubungi SIB melalui selularnya.
“Pembangunan bedah rumah warga miskin di Panai Tengah terbengkalai, sebab dana sudah tidak ada di Dinas Kependudukan Labuhanbatu,” ujarnya.
Dikatakannya, sebagian para donatur yang sudah menyatakan kesediaannya untuk mendukung bedah rumah dimaksud tidak menyetor sejumlah dana yang sudah dijanjikan kepada Dinas Kependudukan Labuhanbatu sebagai penghimpun dana yang telah dihunjuk panitia.
Saat ini, imbuhnya, bedah rumah yang direncanakan sejumlah 159 unit dengan ukuran 5 x 5 meter yang didalamnya terdapat 1 (satu) kamar dengan dinding dari bahan triplex Omega, tetapi yang sudah terealisasi hanya 44 unit saja. Ada juga warga yang namanya ganda terdaftar sebagai peserta sejumlah 5 orang dan jumlah yang belum terealisasi 115 unit.
Ada 2 type bedah rumah yang dilakukan, yakni Type Aladin yang maksudnya mengganti semua bahan bangunan rumah menjadi baru seperti atap nipah menjadi seng, dinding dan lantai papan menjadi baru. Type Rehab maksudnya hanya mengganti beberapa bagian rumah yang dianggap tidak layak pakai lagi, terang Agustiar kepada SIB yang saat ini menjadi pejabat sementara (Pjs) berhubung kepala desa Telaga Suka telah meninggal dunia.
Ditambahkannya, kepala desa dan camat mengambil dana rehab ke Dinas Kependudukan Labuhanbatu di Rantauprapat. “Warga miskin di daerah ini sangat berharap, para dermawan yang sudah berjanji untuk memberikan dana dan segera menyetorkannya, agar bedah rumah yang belum selesai dapat dilanjutkan,” ujar Agustiar menirukan keluhan warganya. (Fis/x/sib)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: