Pesta Putera Bupati Disorot

Pesta khitanan putera Bupati Labuhanbatu T Milwan terus menuai sorotan tajam. KPK meminta agar dugaan adanya gratifikasi dalam acara itu segera dilaporkan.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Johan kembali mengingatkan kepala daerah agar segera melaporkan sendiri dugaan gratifikasi yang kemungkinan terjadi dalam pesta khitanan putranya. Terkait acara khitanan itu,Johan meminta agar Bupati T Milwan segera melaporkan gratifikasinya kepada KPK.

Pelarangan atas segala bentuk pemberian hadiah atau disebut gratifikasi kepada seorang pejabat atau penyelenggara negara bukanlah sesuatu yang baru. Sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi,gratifikasi saat ini menjadi perhatian khusus karena tergolong baru.

Undang-Undang (UU) No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mendefinisikan gratifikasi sebagai pemberian dalam arti luas,yakni pemberian uang, barang, rabat atau diskon,komisi, pinjaman tanpa bunga,tiket perjalanan,fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cumacuma, dan fasilitas lain.

’’Kami meminta agar gratifikasi yang kemungkinan terjadi dalam acara itu hendaknya dilaporkan sendiri oleh pejabat bersangkutan,” ujar Johan Budi kepada SINDO melalui ponselnya kemarin. Pesta meriah putra T Milwan itu juga mendapat respons dari kalangan politikus di Labuhanbatu.

Sekretaris DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Labuhan Batu Jaffar Siddiq Nasution mengkhawatirkan adanya dugaan pejabat yang ingin memanfaatkan situasi pesta itu sebagai upaya pendekatan, dengan cara memberikan hadiah berlebihan kepada pemilik pesta. Jaffar menyatakan, dia mendapat informasi sejumlah kepala sekolah bekerja sama mengumpulkan uang (patungan) untuk biaya membeli lembu yang diperuntukkan kepada acara sunatan putra Bupati.

Selain kabar itu,Jaffar juga mengaku mendapatkan kabar bahwa unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) bersama camat telah dimobilisasi. Salah satu daerah itu adalah Kota Pinang. Bupati Milwan yang dicoba dihubungi via telepon tidak menjawab, begitu juga pesan singkat SMS yang dikirimkan kepadanya tidak mendapat respon .

Sementara itu,Humas Pemkab Labuhanbatu Sugeng saat dimintai komentarnya tentang gratifikasi tersebut enggan memberikan keterangan.“ Nocommentlah kalau soal itu,“ujanya singkat. Pantauan SINDO, hari pertama pesta khitanan anak Bupati T Milwan sangat ramai dan meriah.

Tempat duduk yang disediakan untuk tamu terisi penuh.Ironisnya,di selasela acara,dua pengemis yang duduk di samping tamu dipaksa meninggalkan lokasi pesta setelah sebelumnya diingatkan petugas Satpol PP. (sartana nasution)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: