Kander Tambunan Tewas Ditikam Teman Dekatnya di Sigambal Labuhanbatu

Kander Mulia Sahala Tambunan (30) tewas bersimbah darah setelah ditikami teman dekatnya sendiri, Rabu (9/7) sekira pukul 20:00 WIB, di sebuah gang Pasar Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Tersangka pelaku kabur setelah membunuh korban namun berhasil ditangkap dari persembunyiannya di pasar ikan Rantauprapat, Kamis (10/7) sore.
Informasi yang dihimpun SIB, korban penduduk Kelurahan Kebun Sayur Sigambal, tersungkur setelah punggung dan dadanya ditikam beberapa kali pakai pisau kecil oleh pelaku, ESH (28), warga yang sama. Korban tewas di tempat kejadian malam itu.
Informasi lain menyebutkan, tersangka bertengkar mulut dengan korban yang juga teman dekatnya diduga gara-gara pembagian uang hasil penjualan narkoba, namun warga tidak mengetahui persis jenis narkoba dimaksud. Setelah bertengkar mulut lalu tersangka menikam korban.
Setelah mendapat informasi pembunuhan itu, polisi segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan memboyong jenazah korban ke RSUD Rantauprapat Jl KH Dewantara untuk divisum. Jenazah korban tiba di UGD RS tersebut sekira pukul 21:45 WIB dan divisum dr Mira.
Dari hasil visum, kata dr Mira, di RS malam itu, di sekujur tubuh korban terdapat luka robek dan luka tusuk 24 titik. Luka-luka di tubuh korban, di antaranya luka tusuk pada dada kiri depan tembus sampai ke rongga dada, luka robek pada iga kanan tembus ke rongga dada bawah ketiak, luka robek pada bahu kiri, luka robek di bawah balikat (6 tempat), luka robek di bawah balikat kanan (2 tempat), luka robek di punggung belakang sebelah kiri, luka robek di daerah pinggang kiri (8 tempat).
Korban tewas karena banyak mengeluarkan darah akibat tusukan benda tajam di tubuhnya.
Kapolsek Bilah Hulu Resort Labuhanbatu, AKP Joni TB, ketika dihubungi SIB, Kamis (10/7), membenarkan koban tewas ditikami tersangka ESH. Katanya, tersangka membunuh korban setelah berkelahi di sebuah gang di Pasar Sigambal.
Akan tetapi, Kapolsek mengaku belum mengetahui pasti motif dari pembunuhan itu. Namun, katanya, dari informasi di lapangan, korban dan tersangka sama-sama preman di Pasar Sigambal, bertengkar gara-gara uang Rp1.300.000 hasil penjualan barang.
“Informasi yang kita dapat di lapangan, korban dengan tersangka bertengkar masalah uang penjualan barang, tapi kita belum tahu penjualan barang apa. Masalah penjualan narkoba, kita belum tahu,” kata AKP Joni mengaku masih akan menyelidiki kasus tersebut.
Ditambahkannya, korban tidak membagikan uang dimaksud kepada tersangka sehingga terjadi pertengkaran. Tiba-tiba tersangka mengambil pisau dari pinggangnya serta menikam punggung dan dada korban hingga beberapa kali dan korban tewas di tempat kejadian.
Dia mengatakan, pisau yang digunakan tersangka pelaku membunuh korban telah diamankan untuk dijadikan barang bukti. Korban diburu sejak malam itu karena melarikan diri setelah menghabisi nyawa korban.
“Tersangka telah kita tangkap di pasar ikan Rantauprapat Kamis (10/7) sore setelah mengetahui ciri-ciri tersangka dari fotonya yang kita dapat dari Kepala Desa,” ungkap Kapolsek yang mengaku sedang melayat di rumah duka korban pembunuhan tragis itu di Sigambal. Jenazah korban dikebumikan di pekuburan islam di Sigambal, Kamis siang. (S18/S25/q)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: