Tiga Rumah Terbakar di Aek Korsik Labuhanbatu

Tiga rumah kopel permanen milik Rabil (65), Budi (30) dan Juma’at (45), di Dusun Sentongan, Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu, hangus terbakar, Selasa (8/7) sekira pukul 04.00 WIB.
Informasi di lapangan menyebutkan, sumber api bermula dari dalam rumah salah seorang korban yang posisinya saling berdekatan dan kemunculan titik api diperkirakan sekira pukul 03.00 WIB dini hari.
Saat itu, korban Budi yang bertugas sebagai penjaga tower XL yang terletak hanya beberapa meter dari rumahnya, ingin menyalakan genset untuk proses charge towel XL. Karena kondisi listrik yang sejak tiga hari sebelumnya padam, sehingga hanya dengan penerangan sebuah lampu teplok, Budi berniat mengisi tangki mesin genset yang habis.
Dengan kondisi penerangan ruangan rumah yang remang-remang karena hanya diterangi satu lampu minyak tanah, tanpa sadar tangki mesin genset yang sudah luber minyak bensin terus saja diisi, sehingga dengan cepat tumpahan bensin menyambar ke lampu minyak tanah yang terletak di lantai ruangan. Secepat itu pula api membesar dan menyebar ke seluruh ruangan hingga menyambar ke rumah lainnya.
Dalam keadaan kalap sambil berteriak, Budi mencoba memadamkan api yang sudah marak dibantu beberapa orang keluarga. Namun dikarenakan hembusan angin kering di musim kemarau, api menjalar ke rumah Rabil dan dalam hitungan beberapa menit dua rumah lainnya beserta isinya dilalap si jago merah.
Kobaran api berhasil dipadamkan setelah beberapa orang tetangga meminta bantuan dua tangki air dari perkebunan Padang Halaban. Kendati api sempat menjalari rumah lainnya, berkat kerjasama tetangga yang berduyun-duyun datang membantu memadamkan api sehingga hanya beberapa bagian atas rumah saja yang termakan api. Sedang perabotan di dalam rumah itu sudah terlebih dahulu diselamatkan warga.
Kanit Reskrim Polsek Aek Natas Iptu Sutarman didampingi Kapol Pos Padang Halaban Aiptu S Silalahi ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan hasil pemeriksaan sementara di TKP, penyebab api bersumber dari lampu minyak tanah yang dipergunakan pemilik rumah sebagai penerangan selama tiga malam karena saluran listrik PLN sedang padam. (S18/q)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: