Ketua DPC PBB Isa Ansari

Wajar Pemkab Labuhanbatu Bantu Pembangunan Fasilitas Umum

Ketua DPC Pemuda Partai Bulan Bintang (PBB) Labuhanbatu Isa Ansari mengatakan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu untuk memperbaiki kolam renang Simatahari merupakan hal yang wajar. Sebab, pemerintah wajib memperbaiki sarana dan prasarana infrastruktur atau fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

“Pemkab Labuhanbatu mau membantu pembangunan kolam Simatahari itu merupakan hal yang wajar, karena kolam itu fasilitas umum. Sebab, pada prinsifnya tugas utama Pemkab menumbuh kembangkan dan melakukan pembinaan kepada investor yang berniat menanamkan modalnya untuk membangun pasilitas umum,” kata Isa Ansari kepada wartawan, Minggu (13/7).
Dia menjelaskan, bantuan Pemkab Labuhanbatu untuk pembangunan kolam renang SiMatahari di Kecamatan Sei Kanan itu untuk melanjutkan penyelesaiannya dan dilakukan dalam bentuk kerja sama. Dengan system kerja sama itu, Pemkab tidak dirugikan, karena dana yang diberikan jelas peruntukanya, yakni memperluas pembangunan kolam renang. “Pemkab tidak pernah dirugikan, karena dana yang diberikan jelas peruntukanya,” jelasnya.
Menurut Isa Ansari, apabila ada pengusaha yang butuh bantuan dana untuk pembangunan tempat wisata, maka sudah sewajarnya pemkab memberikan bantuan dana segar. “Tapi, jangan hanya bermodalkan konsep atau proposal yang dibuat diatas kertas saja. Namun, mesti jelas perencanaannya dan didasari adanya bukti berupa lokasi dan bangunan yang memang butuh modal untuk perluasanya,” jelas Ansari.
Dijelaskan, sangat lulu apabila pemkab memberikan bantuan kepada sesesorang untuk membangun tempat wisata hanya berdasarkan konsep dan proposal saja. Apa lagi lokasi dimana tempat wisata itu juga lokasi pembangunanya harus bermohon kembali kepada mayarakat untuk pelepasan tanah. “Sedangkan kolam renang Simatahari, sebelum diberi bantuan, bangunan dan kolam sudah ada, tinggal pegembanaganya saja,” kata Ansari.
Dijelaskan, pemberian bantuan pengembangan kolam renang dipolitisir oleh beberapa pihak karena kebetulan asset itu milik anak salah seorang pimpinan di DPRD Labuhanbatu. “Sengetahuan saya, pemilik kolam renang Simataharai bukanlah salahseorang pimpinan di legislatif Labuhanbatu. Tapi, itu milik puteranya. Jadi, itu diduga kuat upaya penggembosan popularitas salah seorang pimpinan dewan disana,” tukasnya.
Sementara itu, Plt Sekdakab Labuhanbatu Karlos Siahaan, beberapa waktu lalu kepada wartawan mengatakan, pembangunan kolam renang Simatahari didasari atas memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Labuhanbatu dengan pihak pengusaha.
Bahkan dalam kesepahaman itu, kolam Renang Simatahari akan dijadikan sebagai asset pemerintah setempat sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, untuk objek-objek lainnya yang dinilai dapat memberi keuntungan kepada pihak Pemkab, tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan hal serupa.
“Ya, itu didasari adanya pelaksanaan MoU antara Pemkab dengan pengusaha kolam renang. Ketepatan pemilik kolam renang itu anak salah seorang pejabat di Labuhanbatu, maka menjadi sorotan banyak kalangan,” kata Karlos.
Karlos menambahkan, pemberian bantuan itu memiliki landasan hokum yakni adanya kesepakatakan antara Pemkab Labuhanbatu dengan pengusaha. “Untuk pengembangan dan pembangunan objek lainnya dipersilahkan mengajukan proposal. Pengjuan itu akan kita nilai dan pertimbangkan,” kata Karlos.

MedanBisnis – Rantauprapat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: