PT MJIR Lulus Uji Kelayakan Limbah dari PT Sucofindo

4 perusahan yang diduga telah membuang sisa air limbah ke Aliran Sungai Merbau, memunculkan rumor keresahan di tengah Masyarakat kecamatan Merbau. Terlebih lagi, sempat disebutkan aliran sungai di Kecamatan itu tidak laik konsumsi untuk keperluan Masyarakat sekitar bantara sungai itu.

“Kalau dilihat alur sungai memang ada 4 perusahan yang membuang limbahnya ke alur sungai Marbau. Tapi, ketika muncul pemberitaan media PKS Berangir lulus Uji dari Sucopindo, ternyata, PT Merbau Jaya Indah Raya (MJIR) juga telah lulus uji. Itu, ketika telah memiliki sertifikat lulus Ramah lingkungan dari Sucofindo,” kata Ir Toni menejer PT MJIR kepada wartawan, Senin (14/7) di ruang kerjanya .

Selain itu, dijelaskannya lagi, anggota DPRD dari Komisi D jua telah datang ke kolam pengolahan Limbah PT MJIR untuk meninjau Langsung. Kala itu, kata Toni, mereka sidak tanpa pemberitahuan kepada pihak manajemen perusahan.

Pihak PT MJIR telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) setdakab Labuhanbatu seputar Pengolahan Limbah dengan No.660/334/BPDL-LB/TL/2008 yang berisikan hasil Analisa sampel Air Limbah Pabrik PKS PT MJIR limbahnya berada di bawah Ambang Batas.

Bahkan, Sucopindo, bebernya, sebagai lembaga resmi telah mengeluarkan Sertifikat No 01565 tanggal 18 Maret 2008 lalu.

“Bila di lihat dari kondisi kolam limbah yang berdekatan dengan kebun masyarakat, banyak warga  yang menanam tumbuhan yang menjalar. Sehingga, ada intruksi dari Bapedalda untuk membersihkan 12 Kolam limbah dari tanaman yang menjalar itu. Karena, ini dapat mengakibatkan penurunan waktu tinggal cairan (Retention Time). Namun, itu semua telah kita laksanakan,” ucap Toni.

Disinggung tentang Comoditi Development (CD), Toni menjelaskan untuk di tahun 2008 Perusahan Merbau Jaya Indah Raya telah menyalurkan pembangunan 2 unit Ruang belajar di desa Aek Korsik di dusun paret minyak serta bantuan kegiatan Kerohanian, Olah Raga, Karang taruna dan Kepemudaan setiap tahunnya.

Anggota Komisi D DPRD Labuhanbatu Jahotman Sinaga ketika dikonfirmasi melalui, Selasa (15/7) mengatakan telah mengagendakan untuk sidak ke lapangan ke setiap Perusahan yang mengelola Limbah pabriknya.

“Komisi D telah melaksanakan peninjauan ke lapangan. Tentang  Pengolahan limbah perusahan  yang ada di Labuhanbatu. Dan, khusus untuk perusahan PT MJIR, Komisi D sudah turun langsung ke lapangan. Mengenai hasilnya, saya belum tahu. Karena, tidak saya langsung yang turun ke perusahan tersebut,” tandasnya.(rel)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: