SMP YBM Sibargot Terancam Tutup

SMP swasta Yayasan Bakti Martabe (YBM) di Desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu, terancam ditutup. Hal itu terungkap dari Surat Keputusan pihak YBM bernomor 001/YSMPS-MD/VI/2008 yang ditandatangani Ketua Yayasan, H HR Yuriandi Siregar. Diperkirakan, sumber pendanaan institusi pendidikan yang berdiri sejak tahun 1992 itu semakin lemah.

Dalam surat itu disebutkan, untuk tahun ajaran baru 2008/2009 pihak sekolah tidak lagi melakukan penerimaan siswa baru. Tidak diketahui apa alasan yang mendasar pihak yayasan untuk tidak menerima siswa baru. Sementara sekolah binaan PT Sipirok Indah, perusahaan waralaba yang bergerak di bidang agrobisnis, masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, khususnya warga Desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat.
Rencana penutupan itu dibenarkan Kepala Sekolah SMP YMB, Munthe, kepada wartawan, Senin (21/7). “Kurang pasti apa alasan yayasan untuk tidak menerima murid baru,” tukasnya.
Saat ini, kata Munthe, masih terdapat 30-an pelajar yang sedang menuntut ilmu di sekolah tersebut. “Sebenarnya, masih banyak pelajar yang akan terus mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sini,” ujarnya.
Beberapa warga setempat yang ditemui juga mengaku masih sangat membutuhkan lembaga pendidikan setingkat SMP. Hal ini mengingat SMP YBM merupakan satu-satunya di wilayah tersebut. “Di desa ini, tidak ada lagi sekolah serupa selain SMP YBM. Konon lagi untuk SMP negeri, hanya SMP YMB yang ada,” sebut seorang warga, Efendi Rambe.
Pihaknya sangat menyesalkan tindakan rencana penutupan sekolah itu dari pihak YBM, terlebih, tanpa adanya musyawarah dengan masyarakat Desa Sibargot.
“Kalaupun ada sekolah terdekat di desa itu, tapi telah lain kabupaten. Karena, desa itu berbatas dengan kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Belum lagi, jarak tempu yang jauh hingga kisaran 9 kilometer dengan kondisi jalan yang sukar dilalui,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Jamaren Ginting mengaku prihatin dengan kondisi yang ada. Pihaknya sebagai instansi yang berwenang dalam masalah pendidikan di Labuhanbatu akan segera melakukan analisis dengan kondisi yang ada. “Iya, kita akan melakukan analisanya, apakah ada solusi terbaik yang dapat dilakukan,” ucapnya.
Meski demikian, Jamaren masih menunggu laporan pihak YBM. “Kita tunggu dulu perkembangannya. Pihak yayasan wajib melaporkan rencana penutupan itu kepada Dinas, sehingga diperoleh alasan penutupan itu, serta solusinya,” ungkapnya.

MedanBisnis – Rantauprapat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: