Dicopot, Empat Kepala SDN Lapor DPRD

Empat kepala SD negeri di Kabupaten Labuhanbatu yang dicopot secara tak wajar dari jabatannya mengadu ke Komisi A DPRD setempat kemarin.

Keempat kepala sekolah itu,yakni IB yang sebelumnya Kepala SD Negeri 112150 Sigambal diganti menjadi guru biasa tetap. Lalu, MW yang awalnya Kepala SD Negeri 112147 Bakaran Batu,Rantau Selatan, dimutasi menjadi guru biasa di SD Negeri 115532 Rantau Utara.

Dua lagi,LD yang awalnya Kepala SD Negeri 114376 Sigambal dimutasikan menjadi guru biasa di SD bilah Hulu.Selanjutnya, SR selama ini Kepala SD Negeri 112149 Sigambal dimutasikan menjadi guru biasa di SD Negeri 112147 Bakaran Batu,Rantauprapat.Mereka diterima langsung Ketua Komisi A DPRD Labuhanbatu Chairuddin serta Sekretaris Komisi A DPRD Labuhanbatu Dahlan Bukhori.

MW mengaku dirugikan akibat kebijakan Pemkab Labuhanbatu itu. Dia dan ketiga rekannya menengarai penggantinya tidak memenuhi kriteria unsur pengangkatan,misalnya belum memiliki sertifikasi menjadi kepala sekolah. ’’Banyak di antara kepala sekolah yang baru dilantik itu belum memiliki sertifikasi. Jadi, kami heran kenapa bisa diangkat menjadi kepala sekolah. Ada lagi yang belum sarjana,’’ ujar MW. Begitu juga dengan keterangan yang disampaikan IB.

Dia juga mempertanyakan pengangkatan itu.IB melihat pencopotannya, lalu diganti orang lain tidak sesuai prosedur selama ini.Bahkan,tidak sesuai cita-cita pemkab,yaitu meningkatkan taraf pendidikan di Labuhanbatu. Anehnya lagi, sebelum beredarnya kabar mutasi itu, IB justru diingatkan wanita yang menggantikannya sebagai kepala sekolah.Ternyata, wanita yang menggantikan posisinya itu adalah istri kepala cabang dinas (kacabdis) salah satu kecamatan di Rantauparapat.

’’Wanita itu sempat bilang jika ingin menetap menjadi kepala sekolah, saya harus membayar Rp35 juta. Saya juga merasa aneh banyak di sekolah yang golongannya lebih tinggi, seperti golongan IV A dan sarjana.Malah,yang diangkat golongan II dan tidak sarjana pula itu,’’ ujarnya kepada SINDO. Mendengar pernyataan itu,Ketua Komisi A DPRD Labuhanbatu Chairuddin akhirnya memutuskan segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan Jamaren Ginting,Asisten III Pemkab Labuhanbatu, seluruh Kacabdis Labuhanbatu, serta Kepala BKD dan Inspektorat.

Para pejabat itu diminta menghadap pada Rabu (6/8) mendatang. ’’Kami akan memanggil mereka karena ini persoalan aparatur negara.Kebetulan, komisi saya juga membawahi aparatur negara. Jadi, kami akan meminta keterangan dari mereka nanti,’’ ujarnya sembari menyuruh sekretariat membuat undangan untuk instansi yang dipanggil itu. Menurut politikus ini, seharusnya pemutasian itu harus sesuai prosedur sekaligus melihat situasi sekolah untuk keseimbangan.’’Kanbisa dilihat mereka kondisinya.

Lagipula, ada uji kelayakan calon kepala sekolah,”tandasnya. Sementara itu,Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Labuhanbatu Jamaren Ginting saat ditanya persoalan itu terkesan bersikap dingin. ’’Undangannya belum diterima, sekarang apa yang mau saya sampaikan, pertanyaan mereka saja belum ada,”ujarnya singkat. (sartana nasution)

Satu Tanggapan

  1. semoga kepala sdn bersabar atas cobaan.
    salam kenal dari syahrizal pulungan kelahiran rantauprapat di muka sd 4
    http://asahannews.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: