Lahan PTPN3 Janji Rantauprapat akan Ditarik dari Penggarap Liar

Lahan AFD VI perkebunan PTPN III Janji Rantauprapat yang selama ini digarap oleh ratusan warga akan ditarik dan dikuasai kembali oleh PTPN III untuk dikelola secara langsung.
Manager PTPN III Janji Rantauprapat Ir Wardin Girsang melalui Asisten Personalia Kebun (APK) Rizky SH kepada SIB menjelaskan, penarikan lahan AFD VI seluas ±485 Ha yang terlanjur dikuasai oleh masyarakat itu akan dilaksanakan secara tertib melalui pemberitahuan terlebih dahulu. “Surat pemberitahuan akan kami edarkan kepada seluruh penggarap supaya mereka mengetahuinya,” kata Rizal SH kepada SIB saat ditemui di ruangan kerjanya di kantor PTPN III Kebun Janji baru-baru ini.
Penarikan lahan dari pihak penggarap menurut Rizky adalah merupakan kebijakan dari pimpinan yang baru Ir Wardin Girsang. “Lahan itu akan dikelola langsung oleh PTPN III Janji setelah ditarik dari pihak penggarap sebelum ada proses penyelesaiannya dari pihak Pemkab Labuhanbatu,” kata Rizky.
Untuk mengatasi aksi penggarapan liar itu, pihak perkebunan sudah melaporkan secara tertulis kepada Bupati Labuhanbatu, Kapolres, dan Camat Rantau Utara agar terlibat dalam pengamanan aset negara,” kata Rizky.
Sementara itu Kades Kebun Syamsuri mendukung sepenuhnya program manager. “Saya selaku kepala desa dan yang ikut bertanggungjawab dalam pelepasan lahan tersebut mendukung sepenuhnya program Bapak Manager PTPN III Janji untuk mengambil alih lahan tersebut dari para penggarap liar. Namun karena surat edarannya belum turun kepada para penggarap dan surat perintah belum ada sama saya, maka saya belum bisa berbuat apa-apa,” kata Kepala Desa Kebun Syamsuri saat ditemui SIB di kantornya AFD I Kebun PTPN III Janji Rantauprapat, baru-baru ini. “Sebelumnya tanda larangan telah dibuat di lahan masing-masing penggarap,” tambahnya.
Masalah pembebasan lahan yang disampaikan kepada Pemkab Labuhanbatu untuk kepentingan rakyat dan pembangunan sampai saat ini belum ada realisasinya. Bahkan Pemkab Labuhanbatu sendiri sudah berulangkali melayangkan surat kepada Menteri BUMN di Jakarta. Namun sejauh ini belum ada pernyataan dari Menteri kepada Pemkab Labuhanbatu yang menyatakan lahan tersebut dilepaskan untuk kepentingan pembangunan.
“Jadi sebelum balasan surat itu turun, pihak PTPN III Janji Rantauprapat masih berhak untuk mengelola lahan terebut,” tegas Wardin Girsang melalui APK Rizky SH, kepada SIB. (WS/o)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: