Rapat Pleno Golkar Labuhanbatu Ricuh Pengurus Bakar Jaket

Kondisi Partai Golkar Labuhanbatu semakin “suram”. Setelah mengalami kegagalan dalam Pilgubsu beberapa waktu lalu, kini di tubuh kepengurusan itu terjadi perpecahan. Bahkan, salah seorang pengurus mengembalikan Kartu Tanda Anggotanya (KTA) dan membakar jaket warna kuning bergambar partai pohon beringin tersebut, Senin (4/8).
Kekisruhan ini berawal saat PG Labuhanbatu melakukan Rapat Pleno seputar penyusunan nama calon legislatif (Caleg) untuk Pemilu mendatang, di aula kantor Golkar Labuhanbatu di Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.
Aksi itu diduga perekrutan tidak transparan dan terkesan disembunyikan oleh pemimpin maupun unsur terkait, Yahya Sitompul selaku Wakil Sekretaris akhirnya mengembalikan KTA, serta membakar jaket Golkar miliknya sebagai wujud kekecewaannya.
Wakil Ketua PG Labuhanbatu Juliansyah Putra SH, saat didampingi Yahya Sitompul kepada wartawan mengatakan, mereka sangat kecewa dengan sistim yang dilakukan unsur pimpinan. Sebab, pemilih/penyusunan Caleg seharusnya dengan dasar yang berprestasi, dedikasi, dan loyalitas terhadap partai.
Selain itu, unsur pimpinan rapat juga dinilai telah melanggar Petunjuk Pelaksanaan (Juklak). Sebab, pemilihan itu dinilai rekayasa demi untuk menyelamatkan sebahagian oknum yang merasa dekat dengan pimpinan dan yang merasa disukai pimpinan. Adanya indikasi agar acara itu ditangani Tim VII.
“Kami tanya siapa yang dicalonkan, pimpinan tidak ingin mengatakannya. Secara formal kami tidak tahu nama orangnya, tapi kalau main bisik-bisik telah kami dengar. Seharusnya teransparanlah. Jadi, rapat pleno itu hanya rekayasa,” kata Juliansyah Putra.
Mengantisipasi agar PG tidak semakin terperosok, ia berharap agar DPD PG Sumut meninjau dan memperhatikan situasi PG Labuhanbatu, khususnya saat ini. Kalau hal ini dibiarkan terus, ia khawatir pencapaian suara di pemilu nanti sebesar 30 persen, tidak akan pernah terealisasi.
“Ini merupakan langkah mundur Golkar Labuhanbatu. Sementara partai lain sangat fleksibel dalam hal penjaringan untuk meraih suara. Maka itu kita minta DPD Tingkat I Sumut turun kemari untuk menyelamatkan Partai Golkar Labuhanbatu,” ujar Juliansyah Putra SH.
Senada dengan itu, Yahya Sitompul menambahkan, paradigma baru Panca Bakti Partai Golkar sama sekali tidak dijalankan. Sehingga, kader Golkar yang ada di Labuhanbatu tidak lain hanya sebatas “Kuda Tunggangan”.
“Kader Golkar menjadi kuda tunggangan yang telah masuk pada paradigma baru. Sebagai wujud kekecewaan, tadi di saat rapat saya kembalikan KTA. Tidak pernah saya mendapat keuntungan dari partai itu. Tapi yang jelas, inilah yang saya peroleh selama menjadi kader Golkar,” kesal Yahya.
Ketua DPC PG Labuhanbatu Farinsal Siregar yang juga sebagai Ketua Bappilu Kabupaten Labuhanbatu yang menjadi pimpinan Rapat Pleno Penyusunan Caleg, tidak bersedia dikonfirmasi wartawan. Saat dihubungi ke ponselnya melalui pesan singkat (SMS), Farinsal membantah kebenaran pengakuan kedua kader partai Golkar dimaksud. “TIDAK BENAR”, demikian balasan SMS dari pimpinan partai bernomor 23 itu kepada wartawan. (S25/v)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: