Langka Serta Harga yang Melambung Tinggi

* Penggunaan Premium Dibatasi
Menyiasati kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, Pemkab Labuhan Batu mengeluarkan kebijakan dengan membatasi pemakaian. Caranya, dengan memberi batas pembelian. Untuk kendaraan roda 2 atau 3, dijatah 2,5 liter dalam sekali pembelian. Sedang untuk roda 4 (mobil), hanya bisa memeroleh 10 liter.
Kabag Perekonomian Pemkab Labuhan Batu, Gargaran Siregar mengatakan, kebijakan itu didasari surat Bupati Labuhan Batu Nomor: 503/ 2286/ Ekon/ I/ 2008, tertanggal 05 Agustus 2008, perihal pelayanan penjualan BBM di SPBU Kabupaten Labuhan Batu. “Kita sudah sosialisasi beberapa kali melalui surat yang kita kirimkan ke pertamina dan SPBU di daerah ini. Karena bagaimanapun, kelangkaan BBM ini juga merupakan tanggungjawab kita,” katanya Kamis (7/8).
Dijelaskanya, kebijakan tersebut semuanya dilatar belakangi oleh kondisi kelangkaan premium dan harga yang melambung tinggi di tingkat pedagang eceran. Dari pantauan wartawan di lapangan, kondisi kelangkaan ini telah dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan semata, tanpa memikirkan kepentingan masyarakat umum. Yakni, dengan menaikkan harga sesuka hati, berkisar Rp12 ribu.
“Hal inilah alasan utama bagi kita untuk mengambil kebijakan ini”, katanya Gargaran. Lanjut dia, kebijakan tersebut dialamatkan kepada 6 SPBU dari 15 SPBU yang ada. Pasalnya, ke enam SPBU tersebut yang lebih sering kehabisan pasokan. Artinya, lokasi ke enam SPBU dimaksud berada di tempat strategis. Sehingga, konsumen lebih memilih memanfaatkan ke 6 SPBU tersebut karena mudah dijangkau.
“Kebetulan, ke enam SPBU ini yang sering mengalami kehabisan pasokan. Hingga antrian tidak dapat dielakkan tiap hari,” ucapnya seraya menjabarkan ke 6 SPBU dimaksud, yakni SPBU Nomor: 14.214.221 milik Kusbuana/ A Hok, kemudian SPBU Nomor: 14.214.235 milik Syaiful Bahri, SPBU Nomor: 14.214.225 milik Kusranto/ Tonghing, SPBU Nomor: 14.214.225 milik Tengku Chudri, SPBU Nomor: 14.214.219 milik Idham Wijaya, dan SPBU Nomor: 14.214.230 milik H Armayadi.
Sementara itu Zulkarnaen, pengelola/ mandor SPBU No: 14.214.225, yang tak lain milik Tengku Chudri, yang ditemui wartawan di SPBU-nya di Jalan By Pas Rantau Prapat, mengakui adanya pemberitahuan pemberlakuan pembatasan penjualan premium kepada masyarakat. Pemberlakuan kebijakan itu katanya, sudah dilakukan dua hari belakangan. Sejauh ini, pihaknya memandang kebijakan itu sebagai langkah untuk pemerataan bagi konsumen pengguna premium. (FDH)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: