Flu Burung Serang Rantau Prapat

* 2 Pekan, 800 an Ayam Mati Mendadak

Kalau sebelumnya kawasan Kisaran Kabupaten Asahan merebak kasus virus flu burung, kali ini giliran Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu dapat giliran. Ini dibuktikan, setelah ditemukannya virus mematikan itu pada ayam ternak milik warga yang mati mendadak.

Dari catatan Dinas Peternakan Labuhan Batu, angka kematian ayam paling rentan terjadi di tiga kelurahan, termasuk Kelurahan Cendana, Padang Bulan dan Padang Matinggi.
Kepala Dinas Perternakan Labuhan Batu, Amir Syarifuddin Situmorang mengatakan, kematian ayam milik warga di tiga kelurahan telah terjadi 2 pekan terakhir. Hingga saat ini, memang belum bisa dipastikan berapa jumlah ayam yang telah mati. Namun Dinas Pertanian meyakini, kematian ayam milik warga mencapai 800 an ekor.
”Dari ratusan ayam mati, kita sudah melakukan tes terhadap kotorannya. Hasil sementara, kita meyakini kematian ayam dikarenakan virus flu burung,” katanya Jumat (8/8). Walau sudah meyakini virus flur burung menjadi penyebab kematian ayam-ayam tersebut, namun Dinas Pertanian mengaku masih tetap memeriksakan sampel ayam ke laboratorium. Sampel itu katanya, sudah dikirim ke Medan sejak 5 hari lalu.
Untuk upaya pencegahan, dia menambahkan, Dinas Peternakan saat ini tengah mengambil berbagai langkah penanggulangan penularan penyakit flu burung yang telah berjangkit ke ternak ayam tersebut.

Upaya yang dilakukan seperti penyemprotan kandang ayam milik warga yang mati mendadak, dengan menggunakan desinfektan, vaksinasi sampai pada pemusnahan ayam/unggas yang terjangkit, serta penyuluhan/sosialisasi penanggulangan secara kontiniu oleh petugas peternakan juga gencar dilakukan.
Dalam sosialisasi ke masyarakat, Dinas Peternakan mengaku akan memberikan pengetahuan kepada warga tentang tata cara mencegah sampai pada menghindari penyebaran penyakit mematikan itu.
Di tempat terpisah, Wakil Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Labuhan Batu, DH Manurung, mengatakan, bahwa di Kabupaten Labuhan Batu pihaknya belum menemukan penyakit flu burung dalam tubuh manusia. Atau dalam artian, flu burung dari ternak belum menular ke manusia. Begitu pun katanya, akan terus dilakukan monitor menghindari penyebaran penyakit dari binatang ke manusia dan dari manusia ke manusia.(FDH)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: