PT SHJ Serobot Tanah Pensiunan ABRI

Ratusan keluarga pensiunan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), Rabu (13/8)  mendatangi PT Serba Huta Jaya (SHJ), di Desa Pare-Pare Hilir Kecamatan Marbau Labuhan Batu. Tujuannya, meminta lahan seluas 1000 hektare milik mereka, yang selama ini diserobot pihak perusahaan. Atau paling tidak, lahan itu di inti plasmakan Di bawah pengawalan ketat anggota Polres Labuhan Batu, ratusan massa yang datang menggunakan mobil FKPPI menggelar orasi. JL Purba, P Siagian, AH Siregar, HR Nababan, P Ginting dan Ny Sembiring, terlihat sebagai orator dalam aksi itu bersemangat menyampaikan tuntutan mereka.
Dalam pernyataan sikapnya, mereka berhak atas lahan itu dengan dasar Surat Direktorat Agraria Sumatera Utara No 111/1447-2771/1977,  tanggal 11 Maret 1977, yang menyebutkan lahan tersebut merupakan areal Proyek Panca Arga (PA) II/ Pepabri Warakuri seluas 1000 hektare di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Bilah Hilir (sekarang Desa Pare-Pare Hilir).
“Kami tidak bisa menyalahkan PT SHJ, walau belakangan masuk dari kami ke lahan itu, sejak tahun 1987. Sedangkan surat yang kami miliki telah lahir di Tahun 1977. Tetapi, hak kami juga harus dikembalikan. Lagipula, kami menilai PT SHJ selalu mengelak untuk bertemu. Khususnya, di pertemuan terakhir di kantor bupati,” kata P Siagian orator aksi. Ratusan pengunjukrasa yang memakai ikat kepala kain merah putih, membawa bendera merah putih, spanduk dan poster-poster lainnya, sesekali bertepuk tangan, bersorak pertanda memberi aplaus bagi para orator aksi yang berorasi saat itu.
Selain itu, massa mengatakan, sebagai veteran pejuang dan janda ABRI yang pernah membela negara, mereka berhak mendapatkan sedikit lahan di negara yang diperjuangkan dan didasarkan bukti yang cukup itu. Setelah sekian lama berorasi, akhirnya mereka diterima juga oleh pihak PT SHJ. Diwakili JL Purba, AH Siregar, P Siagian dan P Ginting, difasilitasi Kapolsek Merbau AKP S Sihombing dan Danramil Kapten Inf Asep Rukmana, berdialog dengan pihak perusahaan yang langsung diterima Musanif, Manager PT SHJ dan Edi Jaya Bukit, humas. Dialog digelar di ruang pertemuan perusahaan.
Dari pembicaraan itu, pensiunan ABRI menuntut mem-pola inti plasmakan lahan kepada PT SHJ. Para pensiunan meminta, agar dalam waktu 3 minggu, pihak perusahaan dapat memberikan jawaban. Setelah menampung aspirasi massa, Musannif kemudian menyudahi pertemuan itu dengan berjanji akan menyampaikan tuntutan warga itu kepada direksi PT SHJ di Jakarta.
“Apabila dalam tempo yang dijanjikan tidak ada perkembangan positif dari perusahaan, kami akan turun kembali dalam jumlah massa yang lebih banyak,” tegas pengunjuk rasa. (FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: