Website Dewan Terbengkalai

* Sekwan: Masih Tahap Pembenahan


Situs internet (website) resmi DPRD Labuhan Batu, hingga kini belum tampak tertangani dengan secara baik. Selain tak memuat informasi yang dibutuhkan, materi di dalamnya juga terkesan banyak penipuan. Pasalnya, ketika di download, isinya kosong melulu.

Armansyah Siregar, aktivis yang selalu memantau segala kebijakan DPRD Labuhan Batu, salahsatu pengunjung website yang pernah tertipu, mengaku kecewa dengan penanganan situs tersebut. Apa yang semula diharapkannya, ternyata tak bisa didapati di dalam situs tersebut. “Belum merangkum informasi formal. Sedikit sekali informasi di dalamnya,” keluhnya Rabu (13/8).
Ia menambahkan, di dalam fasilitas informasi multimedia itu masih bersifat ‘kulit kacang’. Soalnya, kata Armansyah, terlihat seolah-olah mengandung isi, tapi kenyataannya kosong. “Untuk men-download berbagai peraturan yang ada, masih sangat minim. Hanya terlihat Perda No 1 Tahun 2002 di dalamnya. Itu pun, hanya sampulnya saja, tanpa isi sama sekali. Karena begitu kita kelik, halamannya kosong,” tambah Armansyah.
Dalam website itu hanya terlihat ketersediaan menu utama, yang memuat serba-serbi dan anggota dewan. Selain itu, juga terlihat adanya kesekretariatan dewan dalam memuat data-data tentang struktur organisasi dan catatan sekwan.

Namun khusus untuk perkembangan dewan, tidak dimuat di dalamnya.
Selain miskin memuat perda dan kebijakan, dalam halaman prosedur penyampaian dan pengaduan masyarakat, juga terkesan tak mengarah. “Karena tidak ada isinya. Hanya gambar  sosok ketua DPRD Labuhan Batu yang terpampang besar-besar di layar,” kritiknya.
Ke depan, Armansyah berharap website itu dikelola dengan baik. Selain bisa dijadikan sebagai lumbung informasi bagi warga sekitar, juga tentunya dapat menjadi akses informasi bagi warga yang berada di luar daerah bahkan luar negeri.
“Kalau itu dapat dimanfaatkan secara baik, tentu akan berfungsi sebagai sarana saling tukar informasi bagi warga. Khususnya anak-anak Labuhan Batu yang kini tengah berada di luar daerah. Mereka, akan dapat menjadikan sarana itu sebagai tempat melepas kerinduan terhadap Labuhan Batu,” tandasnya.
Sementara itu Sekretaris Dewan, Fuad Siergar mengatakan, website dewan hingga saat ini masih dalam tahap pembenahan.

Pihak pengelola katanya masih menyusun dan mengumpul data-data yang dibutuhkan guna dimuat kedalamnya. Malah, dia mengharapkan kepada warga Labuhan Batu dan khususnya masyakar luas, agar dapat memanfaatkan layanan itu ke depan. Terlebih lagi, dengan ketersediaan rubrikasi layanan pengaduan masyarakat.
“Kita masih tengah mengumpulkan berbagai data yang dibutuhkan untuk dimuat kedalamnya. Soalnya, banyak kebijakan dewan yang rencananya akan diisi kedalam situs itu,” paparnya tanpa berani memastikan batas waktu pengumpulan data selesai. Namun, Fuad masih mengharap kesabaran masyarakat dalam tahap pembenahan situs itu.
“Kalau sudah optimal, masyarakat diberi kebebasan dan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, pengaduan bahkan keritikan ke dalam situs. Tapi, sepanjang masih sesuai prosedural yang ada,” tandasnya. (FDH)

Iklan

2 Tanggapan

  1. lebih terbengkalai lagi websites Pemkab http://www.pemkablabuhanbatu.com, desainnya ancur, contentnya nol, teknologinya nihil..

  2. wah… wah… siapa sih yang jadi webmasternya.???

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: