Divonis 1,6 Tahun, Pencuri Tersenyum

Aksi pencurian beruntun yang dilakoni Evori Harefa (28), tergolong langka. Betapa tidak, berhasil mencuri satu unit sepedamotor, ternyata hanya untuk digunakan sebagai kendaraan mencuri sepedamotor lainnya. Tapi syukur aksi itu berakhir di kursi Pengadilan Negeri Rantau Prapat. Begitupun, keanehan pria ini tetap saja belanjut. Di mana saat dituntut 18 bulan oleh majelis hakim, ia malah tersenyum gembira.
Di persidangan Selasa (19/8) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang SH menyatakan, terdakwa warga Dusun Bagun Sari I Kelurahan Negeri Baru Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu, ini terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagai perbuatan berulang-ulang pada Sabtu 15 Maret 2008 sekira pukul 13:30 WIB, sampai Minggu 16 Maret 2008 sekira pukul 12:30 WIB, di Desa Perkebunan Bilah.
Pada hari Sabtu itu kata Parada, terdakwa Evori Harefa menaiki sepeda angin melintas di daerah perkebunan PT Bilah Platindo Dusun Kebun Simpang Rampok, Desa Perkebunan Bilah Kecamatan Bilah Hilir. Saat melihat sepedamotor merk Zianshe BK 2567 JB, yang diparkir pemiliknya bernama Yatmin, terdakwa langsung mencurinya dengan meninggalkan sepeda anginnya di lokasi parkir sepedamotor Yatmin.
Berhasil membawa kabur sepedamotor Yatmin, semalaman terdakwa bersembunyi entah di mana. Keesokan harinya, terdakwa melintas lagi dengan mengendarai sepedamotor milik Yatmin di daerah Pasar Kebun PT Bilah Platindo. Di situ, terdakwa melihat sepedamotor merk Zialsun BK 5912 JL, kali ini milik Supardi.
Tergiur melihat sepedamotor Supriadi, terdakwa mencuri lagi sepedamotor itu dan meninggalkan sepedamotor Yatmin begitu saja. Oleh jaksa, perbuatan terdakwa dituntut dengan hukuman penjara 1,6 tahun. Karena, dianggap telah melanggar Pasal 362 KUH Pidana jo pasal 64 KUH Pidana.
Majelis hakim Irwan Munir SH MH, Nurmala Sinurat SH, dan hakim anggota Imelda Sitorus SH, dibantu panitera pengganti Junus Nababan SH, menyetujui tuntutan jaksa dan akhirnya memonis terdakwa dengan hukuman sama dengan tuntutan jaksa. Tanpa mengajukan pembelaan dan terlihat kesedihan di raut wajahnya, terdakwa malah tersenyum gembira. (FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: