Jembatan Sungai Aek Kundur Roboh

Tak Mampu Menahan Beban Truk Melintas


Tak mampu menahan beban truk interkuler penangkut kayu yang melintas di atasnya, jembatan Sungai Aek Kundur di Dusun Janji Lobi Desa Linggatiga Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu, akhirnya roboh. Peristiwa yang tak sampai menelan korban jiwa itu mengakibatkan jembatan tak dapat difungsikan selayaknya. Sehingga, menyulitkan warga sekitar mengakses jalan. 

Menurut informasi warga sekitar, peristiwa Minggu (24/8) itu diketahui sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu, diawali dari dentuman suara keras. Warga sekitar yang mendengar lalu keluar berhamburan mencari asal suara. Begitu di lokasi, warga baru mengetahui kalau ternyata, jembatan telah roboh.
Sementara truk pengangkut kayu, telah berada di bawah jembatan tepat di alur sungai. Hampir seluruh muatan truk yang terdiri dari kayu gelondongan, berserakan hingga nyaris menutup aliran sungai. “Suara keras itu pertama sekali terdengar hingga mengundang perhatian kami. Begitu tiba di jembatan itu, kami baru tahu kalau jembatan ternyata sudah roboh. Sementara truk itu sudah terjatuh ke dalam sungai,” kata Sabidin, salahsatu saksi mata.
Menurut warga, truk tersebut sarat dengan muatan hingga mengakibatkan jembatan tak mampu menahan beban truk yang melintas. “Truk itu sarat muatan mungkin, sehingga jembatan tak mampu menahan beban. Kalau diperkirakan, muatannya mungkin sekitar 40 ton,”kata Udin pula.
Arus Tranportasi Lumpuh
Akibat jembatan roboh aktifitas transportasi darat di Dusun Janji Lobi lumpuh total. Sejumlah warga yang setiap harinya melintasi jembatan untuk menjalankan aktifitasnya sehari-hari, terganggu akibat jembatan roboh. Sementara warga yang berada di sekitar jembatan, memanfaatkan kondisi itu dengan menyediakan pelayanan penyeberangan menggunakan rakit. Setiap ada yang hendak melintasi sungai, terpaksa menggunakan rakit sebagai alternatif menempuh perjalanan. Hingga Selasa kemarin, jembatan belum bias berfungsi seperti biasanya. Arus lalu lintas, juga mengalami kemacetan.
Ali Muktir, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Labuhan Batu, yang dikonfirmasi Selasa (26/8), mengaku telah meninjau lokasi. Sementara ini, Dishub katanya berperan mengontrol arus kendaraan. Masalah perbaikan, Ali mengaku belum mendapat konfirmasi lebih lanjut. Sebab menurut Ali, kerusakan jembatan itu merupakan tanggungjawab Dinas Jalan dan Jembatan Provinsi Sumut.
“Jembatan tersebut merupakan tanggungjawab provinsi. Pemkab sejauh ini hanya bisa membantu sebisa mungkin. Mengenai perbaikan, kita belum dapat kepastian. Tapi yang jelas, pihak provinsi sudah melakukan peninjauan lokasi bersama Asisten,” kata Ali. (FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: