BPS Memprediksi Warga Miskin Menurun

Badan Pusat Staistik (BPS) Labuhan Batu, memprediksi pendataan warga miskin Tahun 2008 akan terjadi penurunan. Itu, dikarenakan selama ini, Rumah Tangga Sasaran (RTS) banyak yang tidak sesuai dengan kategori miskin, akibat kurang baiknya pendataan dilakukan petugas. Hal ini dikatakan Nizamuddin, Kepala BPS Labuhan Batu saat pembukaan pelatihan petugas pendataan BPS, Rabu (6/8).

Nizamuddin menambahkan, nantinya akan ada pelatihan lanjutan kepada petugas pendataan kepada 287 peserta dari 22 Kecamatan se Labuhan Batu. Pelatihan itu akan dilaksanakan sejak tanggal 1 September sampai 30 September 2008 mendatang. Petugas BPS memberikan pelatihan kepada petugas pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2008 untuk mengumpulkan data RTS yang identik dengan pendataan BLT.

“Mereka dilatih untuk melaksanakan pembaharuan pendataan RTS (Up-Date) orang miskin. Hasilnya, nanti akan dijadikan data base RTS oleh pemerintah bagian proram-program seperti BLT, Jamkes, Raskin serta Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat, BOS dan Reformasi Agraria,” ujarnya.
Nizamuddin menyebutkan, dalam pelaksanaan pendataan, ditekankan aparat desa langsung mengetahuinya. Setelah diperoleh data akurat, nantinya akan dikonform kembali dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk mendapatkan keakuratan data. Sebab pada Tahun 2005, masih banyak Rumah Tangga Miskin (RTM) yang belum tercover dengan baik. Sehingga dengan pendataan tahun ini diharapkan menghasilkan data yang paling valid dan berkulaitas.
PJs Sekdakab Labuhan Batu Karlos Siahaan, berharap kepada petugas agar melakukan pendataan dengan iklas. “Tolonglah pendataan ini dilakukan apa adanya. Yang nyata di lapangan. Kalau pendataan ini dilakukan dengan baik, maka ada unsur ibadahnya yang akan dihitung di akhirat. Karena pendataan ini tugas yang mulia untuk mebantu orang miskin,” katanya kepada peserta pelatihan pada pembukaan pelatihan petugas pendataan.
Lebih lanjut Karlos Siahaan mengatakan, tugas yang diemban sebagai pendataan RTS cukup berat. Namun, dia berharap tugas tersebut harus disikapi dan dimaknai sebagai bentuk ibadah dan tanggungjawab kepada negara, masyarakat, terutama mereka yang masuk kategori RTS. Sehingga diharapkan, petugas pendataan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan sesaui dengan aturan dan pedoman yang berlaku.(FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: