Bulan Ramadan, Pasar Bedug Marak Di RantauPrapat

MANJAKAN WARGA DAPATKAN PANGANAN BERBUKA

Kehadiran pusat jajan selama bulan Ramadan, menjadi pelayan dan penyedia yang memanjakan warga dalam menjalankan ibadah puasa. Sebab, di tempat ini banyak ditemui berbagai jenis panganan ringan dan minuman segar yang dapat dijadikan menu berbuka puasa.

Sebulan mendatang, atau tepatnya selama bulan suci Ramadan 1429 H, kondisi Lapangan Ika Bina di kawasan Jalan HM Thamrin Rantauprapat berbeda dengan hari-hari biasanya. Sejak siang bahkan puncaknya jelang sore dan bedug Magrib, sepanjang seratusan meter jalan utama pintu gerbang ke lapangan itu, berubah fungsi menjadi lokasi Pasar Bedug Ramadan.
Tidak hanya di sana, di beberapa lokasi lainnya juga terlihat hal serupa. Seperti, Pasar Ramadan milik Pujakesuma yang ada di Simpang Mangga kawasan Jalan SM Raja Rantauprapat. Juga di sekitar Masjid Agung Rantauprapat dan Jalan Imam Bonjol. Eksistensi pedagang musiman selama bulan Ramadan ini, terlihat telah berlangsung beberapa kali pelaksanaan ibadah puasa.
Seperti pada tahun sebelumnya. Lokasi itu eksis dengan menyediakan berbagai jenis paganan dan minuman. Seperti di lapangan Ika bina, tak kurang dari puluhan lapak pedagang sejak siang hari telah dipersiapkan sebagai tempat menjajakan panganan berbuka puasa.
Terlihat, makanan yang mendominasi diperjualkan pedagang adalah jenis yang mengandung rasa manis. Mungkin, selain rasanya enak, rasa manis juga dapat mengembalikan stamina tubuh yang telah menurun selama seharian berpuasa. Salahsatu contoh makanan di sana, Kolak Pisang ataupun Kolak Labu, Serabi, Bubur Sum-sum dan masih banyak menu pilihan lainnya.
Sementara untuk jenis minuman. Juga tak kalah menarik perhatian. Rata-rata jenisnya merupakan minuman segar dan dingin. Baik jenis juice ataupun minuman lainnya.Mengenai harga. Rata-rata para pedagang di sana menawarkan harga yang relatif murah. Bahkan, masih sebanding dengan citarasa yang ditampilkan dari makanan yang dijajakan. Atau, hanya dengan bermodalkan Rp5000, pengunjung yang datang ke sana sudah bisa mendapatkan sebungkus panganan kolak manis.
Pengunjung yang hadir ke lokasi-lokasi penjualan makanan itu, tidak hanya warga yang ada di Kota Rantauprapat. Bahkan, para pendatang yang sekedar numpang lintas di Kota Rantauprapat juga tak jarang menyempatkan waktu singgah membeli panganan itu untuk bekal berbuka puasa di jalan.
Malah, lokasi penjajaan panganan itu, selama bulan Ramadan juga terkesan menjadi lokasi rekreasi lokal bagi warga dalam menanti berbuka puasa. Pasalnya, tingkat kehadiran warga yang antusias ke lokasi itu relatif tinggi.

Terlepas dari berbelanja atau tidaknya warga yang datang. Namun, fenomena dan momen kehadiran pusat jajanan itu, merupakan keunikan tersendiri di Kota Rantauprapat selama berlangsungnya ibadah puasa bulan Ramadan.(FDH)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: