Managemen Milwan Dianggap Lemah

Pembangunan Tahun 2008 Belum Berjalan


Tidak adanya riak pembangunan di Labuhan Batu untuk segala bidang hingga saat ini, telah menimbulkan penilaian manajemen pemerintah termasuk Bupati HT Milwan masih lemah.

“Di beberapa daerah lain telah melaksanakan pembangunan fisik. Bupati pernah mengatakan di koran tentang keterlambatan tender disebabkan adanya kenaikan BBM yang berpengaruh terhadap anggaran proyek. Kenaikan BBM setelah anggaran disahkan, selayaknya bisa dilaksanakan tender proyek. Kalaupun terjadi eskalasi, kan bisa dilakukan addendum. Kalau kita melihat ini karena lemahnya manajemen yang ada. Bukan karena yang lain,” ungkap Koordinator Bidang Pembangunan Forum Masyarakat Pemerhati Pembangunan (FMPP) Labuhan Batu Zulham Abdul Fattah, Sabtu (6/9) malam di Rantau Prapat.
Fattah yang M Rajali Harahap dan ZA Siregar, juga mengatakan tender akan digelar Bulan September sama dengan omong kosong. Sebab, waktu pengerjaan dan cuaca diperkirakan tidak mendukung untuk penyelesaian proyek APBD Tahun 2008, maka ia menilai pembangunan tahun ini diduga kuat akan mengalami kegagalan total. Selain itu, para rekanan akan mengalami kerugian apabila proyek tersebut kembali diluncurkan ke tahun berikutnya.
“Kalau memang SDM-nya kurang, ya diganti dong. Masih banyak yang punya potensi, di sinilah lemahnya manajemen itu. Apalagi tender bulan ini, yang ‘mati’ rekanan nantinya. Kita melihat pembangunan untuk kepentingan rakyat sudah tidak ada lagi. Selain itu kita mensinyalir, banyaknya oknum yang ikut campur tangan dalam hal pembangunan yang di luar sistim pemerintahan. Demo ratusan kasek itu sebenarnya bukti, saya kira kita yang kurang jeli,” jelas Fattah.
Untuk itu FMPP berharap agar pemkab mengambil alih kebijakan daerah guna mengembalikan Tugas Pokok dan Pungsi (tupoksi) ke SKPD masing-masing.

“Kalau ingin menyelamatkan daerah ini, kembalikan tupoksi itu, agar pembangunan berjalan lancar. Kita heran juga mengapa daerah seperti Tebing Tinggi, Sergai, Tanjungbalai dan lain-lain telah mengerjakan pembangunan, kok kita belum. Untuk itu kembalikan tupoksi ke bagian masing-masing, itupun kalau ingin pembangunan berjalan,” harap Fattah. (FDH)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: