Ratusan Hektare Kebun Terancam Rusak

Ratusan hektare tanaman masyarakat terancam mati akibat pecahnya tanggul limbah pabrik kelapa sawit milik PT Gunung Selamat Lestari (GSL) di Gunung Selamat Lestari, Kecamatan Kampung Rakyat,Labuhanbatu.

Diperkirakan puluhan ton limbah yang bercampur crude palm oil(CPO) mengalir di sepanjang anak sungai menuju dua desa,yaitu Desa Tanjung Selamat dan Tanjung Medan. Jebolnya tanggul itu disebabkan perusahaan yang beroperasi sejak 2002 lalu itu tidak mempunyai daya tampung air limbah yang besar.

Salahseorangwargasetempat Zul menyatakan, sejak tanggul limbah milik pabrik tersebut pecah beberapa waktu lalu, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah(Bapedalda) Labuhanbatu sudah mengunjungi sebanyak dua kali. Staf Bapedalda hanya melihat tanggul limbah yang pecah didampingi beberapa orang yang mewakili pihak perusahaan.

Raden selaku tokoh masyarakat di desa tersebut menyatakan menambahkan, selama ini untuk menampung limbah hasil dari pengolahan buah kelapa sawit,PT GSL hanya memiliki sembilan tanggul atau kolam tempat penampungan limbah.Padahal, kapasitas pengolahan sesuai izin, hanya berkapasitas produksi 45 ton per jam.

Ditengarai, perusahaan mengelola hingga 60 ton per jam. Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah Labuhanbatu Hasban Ritonga mengaku telah memberikan sanksi.Sanksi itu berupa tidak memberikan izin operasi selama perusahaan belum siap memperbaiki. (sartana nasution)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: