PTPN3 Kebun KANAU Murka

Warga Pondok Cina Dipaksa ‘Angkat Kaki’


Entah mengapa tiba-tiba pihak PTPN-3 Kebun Aek Nabara Utara (KANAU), murka. Perusahaan milik Negara itu, mengeluarkan kebijakan mengusir warga Pondok Cina Dusun Sentosa, Kecamatan Aek Nabara, Labuahn Batu, dari rumah masing-masing.

Sutiawan, salahsatu perwakilan dari warga mengaku, pengusiran itu ditandai dengan keluarnya surat edaran nomor KANAU/X/213/2008 tentang pengosongan rumah dari pihak PTPN-3 yang sampai ke tangan mereka. Mendapat surat tersebut, tentu saja 38 kepala keluarga yang menghuni kawasan itu ketar ketir. Persoalannya, mereka tak punya cadangan rumah lain. “Mau tinggal di mana kami,” kata Sutiawan Kamis (11/9).
Sutiawan mengisahkan, bangunan peninggalan perusahaan Good Year yang dibangun sejak Tahun 1948 sampai 1952 lalu, telah mereka tempati sejak mereka tercatat sebagai karyawan di perusahaan asing itu. Begitu mereka pensiun, pihak perusahaan lalu mengibahkan rumah-rumah tersebut kepada mereka sebagai ganti uang pesangon.
Namun belakangan, PTPN 3 mengambil alih Hak Guna Usaha (HGU) lahan PT Good Year tersebut. Merasa rumah yang ditempati para pensiunan milik perusahaan, PTPN 3 pun menagih haknya dengan cara mengusir para warga yang sudah puluhan tahun menempati rumah mereka itu.
Surat edaran itu kami terima 21 Agustus lalu. Sekarang kami masih diberi kesempatan untuk tinggal di rumah kami sampai habis lebaran. Lalu kami mau tinggal di mana,” katanya berulang. Untuk mengantisipasi pendindasan ini, Sutiawan mengaku telah melayangkan surat minta perlindungan kepada DPRD Labuhan Batu. “Kami harap dewan membela kami rakyat kecil ini,” tambahnya.
Sementara Kepala Adminstrasi Personalia Karyawan (APK) PTPN 3 Junaidi, ketika dikonfirmasi via selular mengaku tenggat waktu pengosongan rumah eks karyawan itu berlaku selama satu bulan.

“Semula, seluruh pensiunan karyawan diminta segera mengosongkan rumah perusahaan selambatnya satu bulan setelah dikeluarkannya surat perintah pengosongan rumah. Tapi, belakangan pihak perusahaan juga masih memberi kemungkinan kepada eks karyawan untuk mendiskusikan ulang tentang hal itu,” terangnya.
Soalnya kata dia, dari surat permohonan yang disampaikan pihak pensiunan kepada perusahaan, penggusuran minta diundur sampai selesai Hari Raya Idul Fitri. “Mereka (warga red) meminta selesai lebaran akan pindah. Makanya pihak perusahaan masih menunggu para mantan karyawan untuk membicarakan lebih lanjut persoalan itu,” bebernya. (FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: