Oknum Brimob Dituduh Memeras Warga

Dua dari empat oknum brimob yang di bawah kendali operasi (BKO) di PTPN4 Ajamu dilaporkan memeras warga Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.Tak hanya itu,sebelumnya intimidasi juga diterima warga.

Menurut Udin,warga Desa Bagan Bilah, pemerasan itu terjadi pada Rabu (17/9) di Desa Sungai Rakyat, Kecamatan Panai Tengah.Oknum brimob itu menahan warga yang sedang memotong sisa kayu tumbangan dan menyita chainsaw.

Belakangan ini, oknum tersebut meminta tebusan sebesar Rp1 juta untuk melepaskan mesin gergaji itu. Lantaran takut,warga memenuhi permintaan itu. Mereka juga diminta harus membayar Rp1 juta setiap pekan jika terus melakukan pemotongan kayu. Namun, tak lama kemudian, oknum aparat itu kembali datang dan menyatakan uang yang diberi masih kurang.

Dalihnya untuk upeti pengeluaran kayu. “Kami takut kalau tidak diberi akan ditahan mereka.Kami heran juga, itu kan lahan kami.Kenapa kami dimintai uang.Namun, yang namanya aparat tidak bisa dilawan,” kata Udin,yang mengaku menyaksikan pembayaran itu.

Praktisi hukum Haris Nixon Tambunan mengatakan, tindakan oknum brimob itu telah mencoreng citra kepolisian. Eksistensi kepolisian tidak akan pernah baik di mata masyarakat jika hal itu terus dilakukan.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) Komisaris Besar Pol Baharuddin Djafar mengatakan sudah melakukan pengecekan kasus itu ke Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu, tapi belum mendapat jawaban. (sartana nasution)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: