Satpol PP Razia Kafe Remang-Remang Milik Rekan Kerja

Jeruk makan jeruk, itulah yang terlontar dari mulut beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) begitu mengetahui salah satu pemilik kafe remang- remang di Dusun Lubuk Mor-Mor,Kecamatan NA IX-X, yang dirazia ternyata pemiliknya staf Satpol PP juga.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/9) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Pperasi yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Operasi Pamong Praja Labuhanbatu Awal Putra Jaya itu berhasil menggerebek sebuah kafe remang-remang. Dalam razia bersama Polres Labuhanbatu, Pom TNI, dan personel Kodim tersebut ditengarai pemilik kafe itu yakni M alias Tg Iknum. Saat razia, petugas juga menjaring tiga orang yang diduga pekerja seks komersial (PSK) serta satu orang lakilaki hidung belang.

Selain itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 8 botol minuman jenis Infuse, 7 botol bir, dan 5 botol minuman berenergi. Selanjutnya, tiga PSK itu digelandang petugas ke aula Kesbang Rantauprapat. Sementara itu,barang bukti minuman keras diamankan di kantor Satpol PP. Kepala Seksi Operasi Satpol PP Labuhanbatu Awal Putra Jaya menuturkan,sweeping yang dilakukan itu merupakan implementasi dari Surat Edaran (SE) Gubernur Sumatera Utara tentang pelarangan penjualan minuman keras pada bulan suci Ramadan ini.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar kafe remang-remang resah. Bahkan, warga sudah membuat surat pengaduan secara tertulis yang tembusannya sampai Pemko Medan. Ketika disinggung tentang pemilik kafe yang merupakan pegawai atau staf Satpol PP,Awal menyayangkan keberadaan oknum dimaksud yang membuka usaha tidak terpuji. ’’Ini mencoreng nama baik Satpol PP dan secara umum Pemkab Labuhanbatu,” ujarnya.

Sementara itu,Ketua Aliansi Masyarakat Labuhanbatu Jappar Siddik menyatakan, kalau kafe tersebut terbukti milik oknum Staf Satpol PP Labuhanbatu, sanksi yang diberikan harus lebih keras lagi. ’’Kalau oknum petugas Satpol PP saja membuka usaha ilegal, sudah sepantasnya pemimpinnya memberi sanksi keras. Janganlah dia merazia milik orang lain, sedangkan dia bebas membuka usaha yang tidak memenuhi ketentuan,” ujar Jappar. (sartana nasution)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: