Sejak merdeka, masyarakat Sungai Kanan belum nikmati listrik

Masyarakat Dusun Banyumas, Desa Huta Godang, Kec. Sungai Kanan Kab. Labuhanbatu belum menimati aliran listrik sejak Indonesia merdeka 63 tahun lalu. Meski telah lama mendambakan masuknya PLN, tapi kampung berpenghuni 300 jiwa ini selama puluhan tahun masih menggunakan lampu teplok di malam hari.

“Bagi warga yang memiliki ekonomi lumayan baik umumnya menggunakan genset. Ini sungguh ironi karena kampung Banyumas telah berdiri sebelum jaman kemerdekaan,” kata Kamaluddin Pane putra desa huta godang, kemarin.

Dia menjelaskan, pada 2001 warga telah mengajukan permohonan ke pimpinan PLN Cabang Rantauprapat, namun belum direspon. ‘’Surat permohonan ke PLN itu ditandatangani 75 kepala keluarga,’’ jelasnya.

Katanya, 25 januari 2001, Kabag Konstruksi PLN Ir Hidayat Pane sempat memerintahkan kepada PLN Ranting Kota Pinang melakukan survei lapangan. Namun sejak saat itu, tidak ada kejelasan.

Walaupun permohonannya sudah mengendap tujuh tahun, warga Banyumas tidak putus asa. Saat ini warga kampung kembali mengajukan surat permohonan agar Pimpinan PLN wilayah Sumut segera memperhatikan masalah ini.

“Masalah ini juga kami adukan kepada Gubernur Sumut H.Syamsul Arifin SE, beliau tumpuan harapan kami,” ujar H Panoluan Siregar Kepala Desa Huta Godang Kec. Sungai Kanam seraya menjelaskan bahwa saat ini surat permohonan tersebut ditandatangani 85 kepala keluarga bersama dengan LKMD, BPD dan Kepala Desa Huta Godang.

Secara terpisah Muhammad Ikhyar Harahap, Ketua Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sumatera Utara sangat prihatin dan sangat kejadian ini.
(iwa/m12)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: