Mayat perempuan tanpa kepala di Sungai Bilah

Lima hari sebelum Lebaran, mayat perempuan tanpa kepala ditemukan di Sungai Bilah Rantauprapat dengan kondisi sudah membusuk. Tangan kanannya hanya sebatas lengan, tangan kiri sampai lengan atas dan lengan bawah tidak ada lagi serta menampakkan tulang belulang.

Menurut dua petugas jaga RSUD Rantauprapat kepada wartawan, Sabtu (4/10), mayat perempuan tanpa kepala dan tanpa identitas itu dibawa beberapa petugas kepolisian dengan mobil patroli polisi dan tiba sekira pukul 18:45.

Kedua petugas jaga RS itu mengatakan, mayat korban tenggelam itu dikebumikan di tanah wakaf RSUD Rantauprapat Senin (29/9) sekira pukul 10:00 karena hingga 4 hari tidak ada keluarga almarhumah yang menjemput.

Tentang data lain disebutkan mereka, seorang tahanan yang telah meninggal dunia (exit) diantar beberapa petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rantauprapat RSUD, Jumat (3/10) dan tiba di RS sekira pukul 20:46. Tahanan itu bernama Samsul Sitorus, 50, warga Sei

Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Labuhan Batu. Mayat dibawa pulang ke Sei Berombang oleh petugas Lapas Sabtu (4/10) sekira pukul 09:50.

Tentang korban laka lantas, jelas petugas RSUD, sejak Lebaran (1/10), 3 korban tewas akibat kecelakaan lalulintas dan 50 orang luka-luka. Korban tewas, Putri, 5, warga Tanjung Haloban, Kec. Bilah Hilir, Putri menderita pendarahan hebat di tubuhnya dan tengkorak kepalanya terbuka.

Asnan Ritonga, 36, warga Dusun III Rumbaya, Kec. Bilah Barat, divisum di RSUD pada 2 Oktober dan mayatnya langsung dibawa pulang oleh keluarganya. Kemudian menyusul Alpansus Panjaitan, 10, warga Desa Tj. Haloban.

Setelah laka lantas, Alpansus menderita pendarahan dari telinga kanan dan rahang bawah patah tertutup. Jenazah Alpansus dibawa pulang hari itu juga oleh Opungnya K Siregar.

Sementara 50 korban luka-luka berat dan ringan kebanyakan sudah pulang, tinggal beberapa korban yang masih dirawat inap, di antaranya Heri, warga Simpang III Damuli.

Kapolres L.Batu melalui Kasat Lantas AKP Tris Lesmana Zeviansyah SIK yang dihubungi melalui selular, Sabtu, mengatakan, selama Operasi Ketupat ini sudah 6 kasus laka lantas terjadi. “Tetapi agar datanya valid, saya akan minta Kanit Laka merekap jumlah korban laka lantas,” tandasnya.
(wir/a27/cbs)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: