Kapten Sukhairiwan Bukan Bunuh Diri

Perwira Seksi Intelijen (Pasintel) Kodim 0107 Tapak Tuan Aceh Selatan, Kapten Arm Sukhairiwan SSos, yang ditemukan tewas pada 7 September 2008, ternyata bukan disebabkan bunuh diri.

Menurut orangtua korban, Drs H Chairuddin, kepastian seputar latar belakang kematian anaknya tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan pihak Corps Polisi Militer (CPM), beberapa waktu lalu.
“Berdasarkan pemeriksaan pihak CPM, dan penjelasan Kasdim 0107 Aceh Selatan serta berdasarkan foto TKP yang diperlihatkan Pasimin Kodim 0107 Aceh Selatan, Kapten Inf Emri Siregar kepada istri almarhum, AKP Suhana Sinaga pada 5 Oktober 2008, dinyatakan, tewasnya Sukhairiwan tidak bunuh diri,” ungkap anggota DPRD Labuhanbatu itu mengenai penyebab kematian anaknya tersebut, pekan lalu di Rantauprapat.
Chairuddin menyatakan, posisi mayat korban saat ditemukan mendukung hal itu. Tangan korban misalnya, ditemukan lurus ke bawah. Sementara, pistolnya berada di atas kepala sebelah kanan dan berada di luar jangkauannya. Begitu juga dengan laptop-nya yang masih menyala.

“Temuan lain yang sangat penting, di pistol korban ditemui banyak sidik jari orang lain, selain miliknya sendiri,” papar Chairuddin.
Kuat dugaan, lanjutnya, pelaku memanfaatkan bantal sebagai peredam suara tembakan yang mengarah ke atas pelipis dan menembus tengkorak belakang dekat leher kiri korban. “Tes urine yang dilakukan di Rumah Sakit Kodam I Bukit Barisan Jalan Putri Hijau Medan juga menyatakan korban negatif dari unsur narkoba,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Chairuddin menyayangkan pernyataan Dandim 0107, Letkol Arm Erwin Septiansyah di sejumlah media yang tidak membantah dugaan sementara, bahwa korban bunuh diri. Apalagi, hingga kini, Dandim 0107 tidak pernah menghubungi pihak keluarga korban secara langsung untuk menghibur duka.
Pihaknya berharap, Pangdam Iskandar Muda bisa segera mengusut tuntas kasus pembunuhan ini. “Guna mendukung penyelesaian kasus pembunuhan ini, kita telah mengirimkan surat kepada Pangdam Iskandar Muda pada tanggal 6 Oktober 2008 berisi permohonan pengungkapan misteri kematian Kapten Sukhairiwan, sekaligus menindak tegas pelakunya,” tandas Chairuddin.(Rantauprapat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: