Banyak Paket Proyek Dinas Kimprasda Siluman

Kinerja dinas Kimprasda (Pemukiman dan Prasarana Daerah) Labuhan Batu dituding tidak professional. Pasalnya, hampir 50 persen paket proyek terkesan siluman sebab tidak dimasukkan dalam penawaran. Hal ini disampaikan seorang kontraktor rekanan Ir Andi Suhaimi, Minggu (12/10).

Sejumlah paket proyek yang tidak dimasukkan dalam penawaran itu lanjut dia, disebabkan telah diarahkan kepada rekanan-rekanan pilihan. “Jadi tak heran, permainan busuk seperti ini mengakibatkan pengerjaan proyek tidak sesuai dengan bestek. Karena rekanan pilihan itu kebanyakan yang tidak memiliki standarisasi kerja dan latar belakang pendidikan yang minim namun dipaksakan,” kata warga Pekan Lama Rantau Utara ini.

Sebab dari yang pernah ia lihat sendiri, di dalam membuat penawaran tidak sedikit para kontraktor yang mengandalkan orang lain untuk membuatnya, bahkan ada spesial yang membuat penawaran kemudian diperjual-belikan. Jasa seperti inilah yang dimanfaatkan oleh para kontarktor pilihan orang dekat pejabat di Kimprasda. “Dan pada akhirnya, terkesan tidak bolifaide,” sambung alumni Institut Teknologi Medan (ITM) Tahun 1998 itu.

Hasil perhitungan Andi, pada penawaran paket proyek yang dilaksanakan oleh Dinas Kimprasda Labuhan Batu pada Jumat (10/10) sekira pukul 14.30 WIB, untuk proyek pada pengembangan sumber daya air jumlah paket yang aman berjumlah 15 paket, paket yang main 6, yang masuk penawaran 21 paket, yang tidak masuk 16. Pada bidang pengembangan perumahan, untuk golongan non kecil jumlah paket yang masuk 1 paket, yang tidak masuk 3 paket, dan jumlah seluruhnya 4 paket. Untuk golongan kecil, paket yang aman 24, yang main 3 paket, jumlah paket yang masuk penawaran 27, yang tidak masuk 9 paket, jumlah keseluruhan mencapai 36 paket. Untuk proyek pada bidang jalan dan jembatan, dan bidang pasca bencana alam, jumlah paket yang masuk 158 ikat (1 ikat 3 perusahaan).

Sementra itu Kepala Dinas Kimprasda Labuhan Batu Mahini Rizal ST, ketika akan dikonfirmasi seputar dugaan kecurangan ini, belum bisa ditemui. Pasalnya, yang bersangkutan tidak berada di kantornya saat jam kerja, Senin sekira pukul 08.00 WIB. Dicoba hubungi nomor kontaknya, juga tak tak aktif. Demikian juga halnya ketua panitia penawaran proyek anggaran 2008 Julius, telefon seluler nya tidak aktif saat dikontak. (Zul)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: