Grosir Sembako Terbakar

Aksi si jago merah kembali bikin heboh. Kali ini menimpa satu unit rumah yang juga dijadikan grosir barang kelontong di Kampung Batak, Urung Kompas, Rantau Selatan, Labuhan Batu, Kamis (23/10) sekira pukul 17.45 WIB. Walau tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Trimo (40), pemilik rumah mengatakan, kebakaran diduga berasal dari api lilin yang dibawa oleh istrinya saat hendak melayani seorang pembeli bermarga Simatupang. Lilin yang semula untuk penerangan itu, tak disengaja terjatuh tepat mengenai tabung bensin yang hanya berjarak empat meter dari grosir itu.
Kontan saja api dengan cepat menyebar kemana-mana. Api lalu semakin tak dapat dijinakkan ketika seluruh barang dagangan milik Trimo mulai terjilat satu persatu. Angin yang kencang ditambah lagi dengan banyaknya barang yang mudah terbakar, membuat api semakin menjalar ke bahagian dalam rumah Trimo.
Dalam sekejap, kahadiran api membuat heboh seluruh warga yang selanjutnya melaporkan kejadian itu ke pihak pemadam kebakaran. Sebahagian warga juga tampak bahu membahu berusaha memadamkan api dengan cara mengangkati air dengan ember. Namun, upaya itu tidak banyak membuahkan hasil. Api tetap saja lebih berkobar.
Beruntung sebelum api semakin melebar, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kantor Perlindungan Masyarakat Labuhan Batu, tiba di lokasi. Dalam waktu 10 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kepala Kantor Perlindungan Masyarakat Nilwansah SH, yang berada di TKP memperkirakan, akibat kejadian itu, korban menderita kerugian Rp100 juta. Mengenai terlambatnya tiga unit pemadam kebakaran tiba di lokasi, Nilwan membantahnya.
“Kita dapat informasi juga terlambat. Kedatangan kita sangat cepat setelah mendapat informasi. Tapi begitu kita tiba di lokasi, kondisi rumah sudah nyaris habis dibakar api,” kata Nilwan. Pihak Polres Labuhan Batu sendiri, hingga kini terus melakukan penyeliikan guna memastikan motif pasti dari kejadian itu.
Selamatkan Sepedamotor
Sementara itu Trimo, hingga kini harus mendapat perawatan medis akibat menderita luka baker di sekujur tubuhnya. Menurut warga, saat itu Trimo berusaha menyelamatkan sepedamotornya yang berada di dalam rumah saat api berkobar. “Trimo waktu itu berusaha mengeluarkan keretanya dari dalam rumah. Makanya dia menerobos masuk ke dalam rumah. Padahal waktu itu api sudah semakin membesar,” kata Ida salahseorang saksi mata.
Tapi upaya Trimo tidak sia-sia. Dalam sekejap, dia sudah keluar lagi dengan mendorong sepedamotornya keluar dari dalam rumah. (Zul)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: