2 Bulan Mata Jarum Tertanam di Bokong

Siapa yang menyangka mata jarum bisa awet tertanam di daging pantat (bokong) Panji. Tapi begitulah yang terjadi, ibu bocah 2 tahun ini baru terkejut ketika pihak Rumah Sakit Persiapan, berhasil mengeluarkan jarum tersebut, Jumat (23/10).

Ibu Panji menuturkan, semula dirinya hanya mengira kalau Panji mengalami kejang –kejang karena step. “Awalnya Panji panas tinggi, lalu kejang-kejang. Saya kira hanya step biasa,” katanya. Lalu, keluarga membawa Panji ke balai pengobatan dekat rumah. Akan tetapi, kondisi Panji tak juga membaik.
Keesokan harinya, Panji akhirnya dibawa ke Rumah Sait Persiapan Aek Kanopan. Dari diagnosa dokter, akhirnya diketahuilah kalau ternyata di dalam daging pantat Panji tertanam benda asing yang tak dapat diterima tubuh manusia secara normal. Oleh tim medis, benda asing yang ternyata mata jarum itu kemudian dikeluarkan. Setelah berhasil, barulah kondisi Panji stabil dan normal.
Panji sebelumnya pernah mengeluhkan pantatnya terasa sakit seperti ada benda yang menyucuknya. Bahkan, pantat panji sempat bernanah dan terus mengeluarkan darah. Akan tetapi, pihak keluarga tak menyangka kalau ternyata, mata jarum yang tertanam dua bulan lalulah yang menjadi penyebabnya.  “Kalau menurut pengakuan kakak Panji, dia pernah melihat Panji dua bulan lalu menduduki jarum. Walau tak begitu kesakitan, tapi tak disangka jarum itu tertanam di dalam pantatnya. Tapi kakaknya juga tak mau melaporkan kejadian itu dulu. Jadinya, kami baru tahu setelah jarum itu tertanam dua bulan,” kata ibu Panji. Hingga Jumat siang, kondisi Panji tampak sudah membaik. Keluhan panas yang sering dideritanya, juga sudah mereda. (Put)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: