Hari Ini, Ratusan PK-5 akan Ditertibkan

Hari ini, Sabtu (25/10), ratusan pedagang kaki 5 (PK- 5) yang tersebar di beberapa tempat di inti Kota Rantau Prapat, akan ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Labuhan Batu. Ini dilakukan demi mewujudkan tertib dan keindahan Kota Rantau Prapat. Namun isu yang menyebutkan penertiban juga diteruskan dengan penggusuran, membuat resah para PK-5. “Ini dilakukan demi mewujudkan tertib dan keindahan Kota Rantau Prapat, termasuk memperlancar arus lalu lintas,” kata Sarbaini Jumat (24/10).

Ia menambahkan, sejumlah tempat yang menjadi target nantinya temasuk para PK-5 di kawasan Jalan SM Raja, Ahmad Yani, Jendaral Sudirman, HM Thamrin, WR Supratman, dan Ahmad Yani Rantau Prapat. Akan tetapi, Sarbaini membantah akan ada penggusuran nantinya.
Masih kata Sarbaini, penertiban dengan surat bernomor 300/ 322/ TU/ 2008, juga untuk penegakan Perda Nomor 24 Tahun 1994 tentang Pengaturan dan Penertiban PK- 5 dalam Kabupaten Labuhan Batu. “ Tapi lebih condong pada penataan untuk memperlancar arus lalu-lintas,” tambahnya,
Rencana Sat Pol PP itu, sontak saja meresahkan para PK-5. Pasalnya, mereka akan terancam dalam mencari nafkah. “Padahal, pekerjaan sebagai pedagang adalah semata aktivitas yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup. Kalau digusur, di  mana kami akan menggelar dagangan,” kata Suwardi Saleh, Ketua PK-5 Rantau Prapat.
Suwardi mengaku sudah mendengar rencana penertiban itu. Namun hingga kini, Suwardi tak tahu apa yang harus dilakukan PK 5 demi mempertahankan hidup.  “Bagaimana tidak. Kami hanya beraktivitas berjualan di emperan toko. Kami tidak memiliki kegiatan lain. Sedangkan kondisi perekonomian yang kian serba susah di saat sekarang akan kian menambah luka bagi kami rakyat kecil ini,” tambah Suwardi seraya mengatakan para PK-5 juga turut berjuang memenangkan pasangan Bupati HT Milwan dan Sudarwanto saat Pilkada lalu.
Para PK-5 tambahnya, bukan tidak mendukung terwujudnya tertib dan keindahan Kota Rantau Prapat, tetapi, jika memang mesti digusur, pihaknya berharap solusi yang baik termasuk relokasi dan penataan para pedagang. “Jika memang kami dinyatakan tidak tertib dan tidak mengindahkan tata kota, maka kami siap dipindahkan dan ditata,” tandasnya.
Sementara itu Yos Batubara, selaku badan pendiri organisasi miskin kota menyebutkan, bahwa penggusuran dengan dalih penertiban yang rutin dilakukan oleh Pemkab Labuhan Batu, ini sebenarnya telah memiliki gambaran solusi yang jelas.
Masih kata Yos, gambaran solusi dalam penanganan PK- 5 di inti kota, Komisi A dan B DPRD Labuhan Batu dalam rapat dengar pendapat dengan pihak pemkab dan PK-5 beberapa waktu lalu, telah menyepakati disediakannya tempat berjualan bagi PK-5 sebelum direlokasi. Tempatnya juga sesuai dengan prospek pasar. Bahkan, PK-5 yang berjualan buah di Jalan Ahmad Dahlan, masih diperbolehkan berjualan. Selain itu, garis pembatas atau line yang dapat  digunakan PK-5 di Jalan Diponegoro adalah 4 meter dari bibir parit. (FDH)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: