Nyamar Sebagai Tamu 3 Perampok Jarah Rumah Tokeh Sawit

Tiga kawanan perampok beraksi menjarah rumah milik MD Harahap di Jalan Adam Malik Rantau Prapat. Dengan modus sebagai tamu, ketiganya berhasil menggasak harta benda milik tokeh sawit itu. Sebelumnya, dua dari kawanan perampok telah berhasil mengikat dan membekap mulut pembantu yang menjaga rumah seorang diri saat itu, Senin pagi (28/10).

Fitriani , pembantu rumah tangga di rumah itu mengatakan, saat itu ia kedatangan tiga pria itu. Ketiganya, lalu mengaku sebagai orang suruhan majikan Fitriani yang diberi tugas mengangkut bibit sawit yang ada di halaman rumah. Merasa tak curiga karena, Fitriani lalu bergegas membuatkan teh untuk ketiganya.

Dari ruang belakang, sejurus kemudian Fitriani lalu membawa teh untuk ketiga tamunya yang menunggu diteras rumah. Namun alangkah terkejutnya Fitriani ketika hendak melangkah ke teras rumah, dua dari tiga pria itu ternyata sudah berada di dalam ruang tamu sambil mengacak-acak ruang komputer.

Kontan saja Fitriani terkejut, pasalnya ia belum menyuruh tamunya untuk masuk ke dalam rumah. Tapi belum lagi keterkejutannya mereda, satu dari dua pria itu langsung memukul tengkuknya, sekali tinju lagi mendarat di perutnya. Mendapat pukulan telak itu, Fitriani pun tak berdaya. Dengan mudah, dua pria itu lalu mengikat tangan dan membekap mulut Fitriani seraya mengancam akan melukainya jika nekat berteriak.

Tak mau konyol, Fitriani akhirnya pasrah. Melihat Fitrini tak berdaya, tiga kawanan rampok itu pun akhirnya dengan leluasa menjarah barang berharga yang ada di dalam rumah. “Aku begitu ketakutan waktu itu, handphone ku merek Nokia type 6020 juga dibawa lari mereka,” kata Fitriani. Setelah ditinggal pergi kawanan rampok, Fitriani pun melepaskan diri dari ikatannya. Setelah itu, barulah ia memberitahukan kejadian itu pada warga.

Kamal Ritonga, salahsatu warga sekitar mengaku, kalau dirinya sempat melihat tiga orang asing melintas tak jauh dari rumah tersebut. “Aku melihat ketiganya lari menuju Kampung Sawah. Jadi, diduga pelakunya mengetahui betul kondisi rumah. Dan mengetahui kalau rumah korban selalu sepi waktu pagi hari. Karena pemilik dan istrinya pergi kerja setiap pagi hari,” jelas Kamal.

Sementara itu Kapolres Labuhan Batu AKBP Toga Habinsaran Panjaitan melalui Pabung AKP Mara Junjung Siregar, mengaku kini telah menerima laporan dari korban. Namun sejauh ini, polisi belum bisa menangkap pelaku. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (FDH)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: