Ratusan Veteran Labuhanbatu Kembali Demo PT SHJ Tuntut 1000 Ha Lahan

Tiga ratusan komunitas Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Warakawuri Labuhanbatu, gagal menduduki areal perkebunan kelapa sawit yang dikuasai/diusahai PT Serba Huta Jaya di Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (22/11).
Veteran perang itu menuntut 1.000 hektare dari 4.381 hektare lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT SHJ, dikembalikan kepada mereka karena lahan dimaksud merupakan milik Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) sebagai bagian dari Proyek Panca Arga (PPA) II beberapa tahun silam.
Namun, kehadiran PT SHJ dengan izin HGU tahun 1997 mengkandaskan harapan para pejuang tersebut. Upaya penyelesaian sengketa telah berulangkali dilakukan dengan mediasi Pemkab Labuhanbatu. Tetapi, persoalan tidak juga selesai.

Tanggal 13 Agustus 2008, Pepabri telah melakukan aksi unjukrasa di PT SHJ.
Hasil musyawarah dengan pihak PT SHJ waktu itu, disepakati supaya diadakan cross chek di lapangan bekerjasama dengan panitia Ad Hoc dan BPN Labuhanbatu.
Pihak perusahaan masa itu menyatakan bila ternyata lahan PPA II berada di areal PT SHJ, maka akan dikembalikan kepada Pepabri.
“Tapi, kesepakatan itu tidak terealisasi. Pihak perusahaan munafik,” ucap Parlin Siagian, salah seorang veteran pengunjukrasa.
Karena gagal masuk ke areal perusahaan, massa Pepabri nyaris dorong-dorongan dan menggoyang pintu palang pembatas masuk ke lokasi perusahaan. Akibat suasana yang kian memanas, pihak kepolisian selanjutnya memberikan arahan kepada pengunjukrasa agar dapat menahan diri.
Humas PT SHJ, Edi Bukit, memberi penjelasan sikap perusahaan. Dia menyarankan agar Pepabri menempuh jalur hukum, membuat ratusan pengunjukrasa itu semakin murka.
Akhirnya, pihak perusahaan dan Pepabri melalui tujuh orang delegasi kembali duduk satu meja. Negosiasi berlangsung sekitar dua jam. Kesimpulannya, pihak Pepabri memberi batas waktu toleransi sepekan.
Selanjutnya, Sabtu mendatang, Pepabri akan kembali ke lokasi sengketa apabila tidak ada niat baik PT SHJ untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.
Pantauan wartawan di lokasi, para pendemo yang kebanyakan lanjut usia itu, juga turut dibantu anak dan cucu-cucu anggota Pepabri. Dengan menumpang kendaraan truk berlogo FKPPI dan sepeda motor, massa membubarkan diri kembali ke Rantauprapat. (S25/d)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: